28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Malioboro, Minggu (26/1/2025)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Yogyakarta memastikan kesiapan infrastruktur jalan di wilayahnya. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja menilai seluruh ruas jalan dalam kondisi layak dan aman dilalui pemudik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, mengatakan hingga saat ini tidak ditemukan kerusakan jalan berskala berat. Perbaikan yang dilakukan hanya berupa penambalan kecil di beberapa titik akibat cuaca ekstrem.
“Secara umum kondisi jalan di Kota Jogja sudah standar dan siap dilalui pemudik. Tidak ada perbaikan khusus menjelang Lebaran, karena kerusakannya hanya ringan,” kata Umi, Jumat (27/2/2026).
Umi menjelaskan, DPUPKP rutin melakukan pemantauan dengan berkeliling mengecek seluruh ruas jalan. Jika ditemukan lubang kecil atau aspal yang mengelupas akibat hujan deras, penanganan langsung dilakukan di lokasi tanpa harus menunggu program pengaspalan ulang.
“Kalau ada lubang kecil langsung kami tambal. Penanganannya spot-spot kecil saja,” ujarnya.
Selain kondisi jalan, DPUPKP juga memastikan fasilitas pendukung keselamatan pengguna jalan dalam kondisi optimal. Salah satunya dengan melakukan pengecekan rutin lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Menurut Umi, saat ini seluruh LPJU di Kota Jogja berfungsi normal. Meski demikian, masih terdapat beberapa titik yang menggunakan lampu lama berdaya 70 watt dan belum sepenuhnya beralih ke teknologi LED.
“Untuk Lebaran tidak ada penambahan LPJU. Paling hanya perbaikan jika ada satu-dua titik lampu mati. Penggantian ke LED menjadi program jangka panjang,” jelasnya.
Tak hanya itu, DPUPKP juga memastikan sistem drainase di sepanjang jalan berfungsi dengan baik. Pembersihan saluran air dilakukan secara berkala guna mencegah genangan air saat hujan.
“Kami cek rutin. Kalau ada lumpur atau sampah yang menyumbat, langsung dibersihkan supaya tidak terjadi genangan,” katanya.
Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, DPUPKP turut berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan penerangan selama masa mudik dan balik Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.