Bupati Gunungkidul Ajak ASN Nglarisi Pasar Tiap Jumat Awal Bulan
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Aktivitas pengendara motor sedang melintas di jalan kabupaten yang menghubungkan Kapanewon Ngawen dengan Gedangsari di Kalurahan Jurangjero, Ngawen, Senin (6/7). Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari. Kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dinilai mengganggu mobilitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Hingga kini, warga menyebut belum ada realisasi perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul meski usulan telah beberapa kali disampaikan.
Kerusakan Mencapai Sekitar 7 Kilometer
Salah seorang warga Padukuhan Purworejo, Kalurahan Jurangjero, Gatot, mengatakan kerusakan jalan sudah terlihat sejak akses dari jalan penghubung Ngawen-Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Menurutnya, hampir seluruh ruas jalan yang menjadi penghubung menuju wilayah Gedangsari mengalami kerusakan.
“Total jalan yang rusak mencapai tujuh kilometer,” kata Gatot, Senin (6/7/2026).
Ia berharap Pemkab Gunungkidul segera merealisasikan perbaikan agar akses masyarakat menjadi lebih lancar sekaligus mengurangi potensi kecelakaan.
“Harapannya bisa dilakukan perbaikan. Upaya pengusulan sudah dilakukan, tapi belum ada realisasinya. Kami berharap kepada pemkab bisa memperbaiki jalur ini,” katanya.
Pengendara Diminta Lebih Berhati-hati
Keluhan serupa disampaikan warga Kalurahan Jurangjero lainnya, Nur Sugeng. Ia mengatakan kondisi jalan yang rusak memaksa pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, untuk lebih berhati-hati saat melintas.
Menurutnya, kerusakan terjadi hampir di sepanjang ruas jalan yang menjadi akses penghubung antara Ngawen dan Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari.
“Rusak hampir di sepanjang jalur. Apalagi jalan ini juga menghubungkan dengan wilayah di Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari,” katanya.
Warga Lakukan Perbaikan Secara Mandiri
Karena belum ada perbaikan dari pemerintah, warga berinisiatif melakukan penanganan secara swadaya dengan dukungan bantuan dari donatur.
Saat ini, perbaikan yang dilakukan masih sebatas pengerasan jalan sebagai persiapan menuju pengaspalan pada beberapa titik.
“Memang tidak semua diperbaiki, tapi sudah ada usaha dan harapannya pemkab bisa memperbaiki secara menyeluruh,” katanya.
Pemkab Akui Jalan Belum Bisa Diperbaiki
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, membenarkan adanya kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Ngawen dengan Gedangsari di Kalurahan Jurangjero.
Namun, menurutnya, perbaikan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Gunungkidul.
Saat ini, DPUPRKP telah mengusulkan anggaran perbaikan ruas jalan tersebut dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
“Sedang kami usulkan, tapi realisasi perbaikan juga bergantung dengan anggaran yang dimiliki pemkab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balaikota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 tersedia mulai dini hari hingga malam. Cek rute dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.