Pemberhentian Dukuh Banyon Masuk Tahap Akhir, Target Terbit Selasa
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Penampakan ular Sanca sepanjang tiga meter yang dievakuasi Damkarmat BPBD Bantul di wilayah Kalangan Baru, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Rabu (10/6/2026) pagi. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL— Warga Kalangan Baru, Baturetno, Banguntapan, Bantul dibuat waspada setelah seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan kayu di lingkungan permukiman, Rabu (10/6/2026) pagi. Kemunculan reptil tersebut segera dilaporkan ke BPBD Bantul karena dikhawatirkan membahayakan penghuni rumah dan warga sekitar.
Laporan diterima Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Kristanto Kurniawan, menjelaskan laporan berasal dari warga bernama Sigit Sugiyarto. Setelah menerima informasi tersebut, tim bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Tim bergerak pukul 08.43 WIB dan tiba di lokasi sekitar tiga menit kemudian. Setelah dilakukan penyisiran, ular sanca berhasil ditemukan dan diamankan dalam kondisi terkendali,” kata Kristanto saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan petugas, ular itu pertama kali diketahui saat pelapor hendak menuju bagian belakang rumah. Saat melintas, ia mendengar suara gesekan dari bawah tumpukan kayu. Setelah diperiksa lebih lanjut, suara tersebut ternyata berasal dari seekor ular sanca yang bersembunyi di area tersebut.
Karena khawatir satwa tersebut dapat membahayakan penghuni rumah, pelapor kemudian meminta bantuan BPBD Bantul untuk melakukan penanganan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penyisiran dengan menggunakan peralatan khusus, termasuk penjepit ular dan alat pelindung diri (APD).
Kristanto mengatakan proses evakuasi berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di sekitar lokasi.
“Petugas tidak hanya melakukan evakuasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan satwa liar, khususnya ular, di lingkungan permukiman,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap ular secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan. Warga disarankan segera melapor kepada petugas berwenang apabila menemukan satwa liar di lingkungan tempat tinggal.
Dalam operasi tersebut, BPBD Bantul menerjunkan enam personel penyelamatan dengan dukungan kendaraan roda dua, penjepit ular, senter, dan berbagai perlengkapan keselamatan lainnya. Setelah berhasil diamankan, ular sanca tersebut dievakuasi dari kawasan permukiman guna mencegah potensi gangguan terhadap masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA reguler dan Xpress untuk Selasa 21 Juli 2026. Tersedia layanan dari Tugu Jogja menuju YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026 tersedia dari pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB dengan tarif Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.