Viral Sumbangan Pendatang Rp1 Juta, Padukuhan Jambean Gelar Musyawarah
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Polisi masih memburu pelaku pencurian tabung gas LPG 3 kilogram yang aksinya viral di media sosial setelah dikejar warga di wilayah Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Rekaman kamera pengawas yang beredar luas menunjukkan suasana menegangkan saat sejumlah warga berusaha mengejar pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor matik.
Dalam video yang beredar, pelaku terlihat mengenakan jaket hoodie berwarna kuning dan mengendarai sepeda motor Suzuki Nex tanpa pelat nomor. Aksi kejar-kejaran berlangsung cukup panjang dan menyita perhatian masyarakat karena menyerupai adegan balapan di jalan raya.
Kapolsek Dlingo, Iptu Yuwana, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap pelaku. Menurutnya, terduga pencuri tersebut bukan kali pertama beraksi di wilayah Dlingo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, pelaku diduga sudah beberapa kali melakukan pencurian tabung gas LPG 3 kilogram sehingga keberadaannya telah lama menjadi perhatian warga setempat.
“Dia itu di Dlingo sudah beberapa kali maling gas LPG 3 kg. Sudah diincar dan warga juga sudah hafal kalau dia keliaran pasti mau mencuri gas,” kata Yuwana, Rabu (22/7/2026).
Pada aksi terakhir yang terekam kamera pengawas, pelaku disebut berhasil membawa kabur tiga tabung gas LPG 3 kilogram dari salah satu lokasi di Kalurahan Dlingo. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran.
Dalam proses pelarian, pelaku sempat terjatuh di kawasan Jalan Kaliurang. Namun, kondisi itu tidak menghentikan upayanya untuk kabur. Setelah berhasil bangkit, pelaku kembali memacu kendaraannya dan meninggalkan para pengejar.
“Pelaku memang lihai karena sempat jatuh tapi berhasil kembali,” ujar Yuwana.
Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan pengejaran bahkan berlanjut hingga wilayah Giwangan, Kota Jogja. Namun, pelaku akhirnya berhasil meloloskan diri setelah warga yang mengejar tertahan lampu lalu lintas.
Meski demikian, kepolisian memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Petugas saat ini tengah mengumpulkan berbagai bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi, guna mempercepat pengungkapan kasus.
“Kami sekarang tengah melakukan penyelidikan untuk melakukan penangkapan,” katanya.
Kasus pencurian LPG bersubsidi ini menjadi perhatian karena tidak hanya merugikan pemilik barang, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi kebutuhan masyarakat. Tabung gas 3 kilogram merupakan komoditas yang banyak digunakan rumah tangga dan pelaku usaha kecil sehingga ketersediaannya sangat penting.
Polsek Dlingo juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku. Aparat meminta warga tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menemukan terduga pelaku.
Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara harus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dukungan masyarakat melalui informasi yang akurat dinilai akan sangat membantu upaya pengungkapan kasus dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Hasil Liga Champions PSG vs Barcelona berakhir 4-2. Vitinha mencetak gol krusial dalam drama enam gol yang mengantarkan PSG menang.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN tetap dibayarkan melalui transfer di tengah wacana penyaluran lewat Koperasi Merah Putih.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.