Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pembeli berada di pasar tradisional - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Di tengah kemarau panjang, stok berbagai bahan pangan di pasaran disebut-sebut masih aman. Saat ini, harga beras mengalami penurunan meski harga cabai rawit mulai berangsur naik.
Kapala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman, Kurnia Astuti mengungkapkan stok bahan pangan di Sleman terhitung masih aman pada kemarau ini. Tidak ada komoditas tertentu yang tercatat mengalami kelangkaan di pasaran. "Stok [bahan pangan] cukup," tuturnya pada Selasa (17/10/2023).
BACA JUGA: Siap-siap! Jadwal Pemadaman Listrik di Sleman Hari Ini, Mulai Pukul 10.00 WIB
"Untuk saat ini tidak ada [kelangkaan]. Semua komoditas tersedia di pasar," tandasnya.
Malahan harga jual beras sebagai bahan pokok utama mengalami penurunan pada awal pekan ini. Beras IR I kini dibanderol dengan harga rata-rata Rp13.812 per kilogram sedangkan beras IR II dihargai dengan 12.812 per kilogram. "Harga beras sedkit menurun," ujarnya.
Strategi pasar murah yang digelar di 17 Kapanewon kata Nia cukup membantu menurunkan harga bahan pangan. Ketika masyarakat sudah memiliki cadangan pangan yang cukup, maka permintaan di pasar menurun. "Sehingga harga juga sedikit menurun," tandasnya.
Cabai rawit yang kini terpantau harganya mengalami kenaikan. Rawit merah kini dipatok dengan harga Rp45.250 per kilogram. Cuaca panas membuat produksi komoditas ini mengalami penurunan di tingkat produsen.
"Cabai rawit yang mungkin diprediksi sedikit naik karena produksi yamg menurun karena cuaca terlalu panas," ungkapnya.
BACA JUGA: Stok Bulog DIY Aman Sampai Panen Awal Tahun Depan
Di sisi lain, meski stok yang ada dipastikan aman, Diperindag bakal menggelar operasi pasar kembali untuk memantau harga komoditas di pasaran. "Kami juga menggelar operasi pasar komoditas beras di pasar gamping sebagai pasar pantauan harga," kata dia.
Nia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying maupun penimbunan pada kemarau ini. "Ya kami berharap tidak ada panic buying. Stok aman tersedia di pasar," tegasnya.
Sebelumnya Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa memastikan bila stok beras yang ada di Sleman saat ini masih aman. Stok beras bahkan diperkirakan aman hingga akhir tahun.
"Sampai akhir tahun saya kira aman. Karena pasar murah mungkin akan digelar dua kali, ini sama akhir tahun. Khusus untuk kesediaan beras dan bahan lainnya dan juga untuk mengantipasi inflasi di akhir tahun," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.