Rupiah Melemah ke Rp18.046 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
Operasi Pasar beras di DIY beberapa waktu lalu - ist/jogjakota.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menyiapkan operasi pasar bahan pangan untuk masa dua bulan yaitu November dan Desember 2023. Operasi pasar ini dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan bersama Perum Bulog.
"Di November-Desember kami ada operasi pasar, kami fokusnya di daerah-daerah yang mohon maaf ada catatan kemiskinan lebih tinggi jika dibanding dengan kapanewon lain," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Rabu (8/11/2023).
Dia menyebutkan, beberapa wilayah diantaranya yang akan disasar kegiatan operasi pasar adalah wilayah Kapanewon Imogiri dan Dlingo, dengan bahan pokok seperti gula, beras dan sebagian cabai.
"Tiga komoditas ini yang pemerintah menaruh perhatian agar bagaimana kita bisa membantu sedikit agar stok itu tetap ada. Jadi, di wilayah tersebut akan kami support ke sana, tetapi tanggalnya berapa lupa saya," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan saat ini harga sejumlah kebutuhan pokok di wilayah pasar tradisional Bantul tergolong tinggi, seperti beras, gula dan cabai, bahkan komoditas cabai mencapai kisaran Rp60.000 per kilogram dibandingkan sebelum naik yang Rp25.000 per kilogram.
BACA JUGA: Merasa Sudah Kembalikan Seluruh Uang Suap Tanah Kas Desa, Krido Minta Keringanan Hukuman
"Kami tidak memprediksi kapan harga akan kembali turun, faktornya banyak, jadi harga itu selain suplay and demand," juga pengaruh ketersediaan pada musim sekarang ini, kemudian mungkin pengaruh dunia luar bisa," katanya.
Namun demikian, kata dia, harapannya dengan upaya pemerintah agar bagaimana ketersediaan bahan pokok di pasar tetap mencukupi, atau ketika nanti Bulog melakukan operasi pasar kebutuhan pokok, maka harganya akan berangsur turun.
"Saya yakin lama kelamaan kestabilan terjaga, biasanya kalau harga sudah naik, kalau untuk turun penuh itu juga sulit, karena biasanya sudah diikuti dengan ongkos kirim dan sebagainya, kemudian biaya biaya itu juga naik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp18.046 per dolar AS akibat kekhawatiran pengetatan kebijakan The Fed dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
WNA Italia berinisial PZ dideportasi melalui Bandara YIA setelah diperiksa BNNP DIY terkait temuan cairan yang diduga mengandung etomidate.
IRGC Iran memperingatkan akan mengungkap target serangan dan senjata baru, termasuk menyoroti kabel internet bawah laut di Selat Hormuz.
Pemerintah memperpanjang tenggat wajib halal hingga 17 Oktober 2028. Pengusaha menyoroti kesiapan UMKM, biaya sertifikasi, dan edukasi.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.