Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Konferensi bertajuk Empowering Collaboration to Shape ASEAN Economic Sustainability ini digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Conventions Center, yang berakhir Sabtu (18/11/2023). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Konferensi tahunan ke 46 Federasi Asosiasi Ekonom ASEAN (FAEA) menghasilkan 10 butir kesepakatan. Konferensi bertajuk Empowering Collaboration to Shape ASEAN Economic Sustainability ini digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Conventions Center, Jumat (17/11/2023) hingga Sabtu (18/11/2023).
Ketua Pelaksana FAEA Conference ke-46, Muhammad Edhie Purnawan mengatakan konferensi tersebut dihadiri oleh ekonom dari 7 negara anggota FAEA, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.
"Pada pertemuan ini di bahasa beberapa hal, terutama pengaruh geopolitik, karena adanya perang dan juga kelompok-kelompok yang berseberangan. Kemudian juga kondisi geoekonomi akibat harga komoditas tidak stabil," katanya di sela kegiatan.
BACA JUGA: FAEA ke-46 Digelar di Jogja, Ini yang Dibahas
Mereka juga membahas terkait bagaimana ASEAN connectivity ini harus diperkuat. Secara umum pertumbuhan ekonomi negara-negara FAEA masih stabil meskipun perlu mitigasi dampak global spillover. "Kami juga membahas digitalisasi keuangan terkait dengan QRIS Crossborder, dimana sekarang QRIS sudah bisa digunakan di Singapura," katanya.
Wakil Ketua Pelaksana FAEA Conference ke-46, Irma Shantia Dewi mengungkapkan konferensi ini merupakan bentuk nyata kiprah para ekonom di ASEAN. Indonesia menjadi tuan rumah konferensi karena tahun 2023 ini banyak pertemuan ASEAN digelar di Indonesia.
"Jadi konferensi FAEA ini menjadi bagian dari seluruh grand event ASEAN. Konferensi ini menjadi hal yang tidak terpisahkan, dan selama ini kolaborasi ASEAN sudah berjalan sangat baik," katanya.
Wakil Ketua Sie International Conference FAEA Conference ke-46, Fajar Harry Sampurno menerangkan pihaknya menerima sekitar 125 paper atau artikel ilmiah dari ekonom berbagai negara. Deklarasi FAEA ke-46 yang memuat 10 butir pernyataan bersama. Yang bunyinya sebagai berikut :
1. FAEA sangat menghargai penyelenggaraan konferensi ini oleh PP ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) sebagai anggota FAEA, dengan tema “Pemberdayaan Kolaborasi untuk Membentuk Keberlanjutan Ekonomi ASEAN”.
2. FAEA mengakui pentingnya kolaborasi antara ekonomi ASEAN dan mitra lainnya untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tangguh, dan inklusif di tengah tantangan global seperti pandemi, perubahan iklim, persaingan geo-ekonomi dan geo-politik.
3. FAEA mendukung keterlibatan inisiatif sektor swasta, universitas, organisasi penelitian, asosiasi, dan lembaga pemerintah untuk mempromosikan kemajuan praktik ekonomi yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Ganjar Pranowo Singgung Soal Revisi UU Omnibus Law Cipta Kerja
4. FAEA mendorong peningkatan konektivitas ASEAN melalui pengembangan infrastruktur fisik, digital, dan institusional, dan juga mendukung inisiatif Regional Payment Connectivity (RPC), Local Currency Transaction (LCT) dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk memperluas akses, peluang, dan pembayaran lintas batas yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif bagi masyarakat ASEAN, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM) dan sektor informal, serta pertukaran peneliti dan pendidik.
5. FAEA mendukung upaya untuk memperkuat integrasi ekonomi ASEAN melalui implementasi ASEAN Comprehensive Work Plan (ACWP) 2021-2025 dan inisiatif lainnya, seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), ASEAN Single Window (ASW), dan ASEAN Economic Community Blueprint 2025.
6. FAEA melihat pentingnya integrasi digital sebagai salah satu faktor kritis untuk mendorong ekonomi ASEAN bersaing lebih efektif, mengurangi kesenjangan digital, dan menciptakan kawasan ASEAN yang lebih inklusif.
7. FAEA mendorong produksi pangan yang berkelanjutan dan berkualitas serta perdagangan barang lintas negara ASEAN yang telah terkena dampak negatif dari krisis iklim. Oleh karena itu, FAEA berkomitmen untuk mempromosikan dan mengadvokasi kebijakan yang berorientasi pada lingkungan dan ketahanan pangan.
8. FAEA mendorong ekonom dan asosiasi ekonomi untuk melakukan studi kebijakan dan implementasi kebijakan ekonomi yang berhati-hati untuk mengurangi turbulensi yang berasal dari luar kawasan ASEAN.
9. FAEA mendorong eksplorasi ide dan kerjasama tentang kegiatan ekonomi yang saling melengkapi yang mempengaruhi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), rantai pasokan global, transformasi digital, dan penggunaan sumber energi terbarukan yang lebih luas.
10. FAEA mendorong memperdalam hubungan antar masyarakat ASEAN untuk membentuk pemahaman yang lebih kuat menuju penciptaan kolaborasi berbasis kepercayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh