Mi Lethek Srandakan Tembus 50 Toko, Omzet Capai Rp20 Juta
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Sri Sultan HB X - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menargetkan kemiskinan ekstrem di wilayahnya bisa diselesaikan pada 2025 mendatang.
Upaya ini merupakan salah satu program dalam mencapai tujuan dan sasaran pada 2025 sebagai bagian tahapan dalam mencapai visi pembangunan jangka menengah Terwujudnya Panca Mulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan, serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi.
"Untuk menurunkan kemiskinan, berikutnya kita akan lebih fokus pada strategi pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat, dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan," terang Sri Sultan, Minggu (19/11/2023).
BACA JUGA: Turut Berkontribusi Turunkan Kemiskinan Ekstrem, BPD DIY Diganjar Penghargaan
Merujuk pada dokumen RPJMD DIY Tahun 2022-2027, terdapat beberapa permasalahan pokok pembangunan yang dihadapi yaitu kemiskinan, ketimpangan, pencemaran dan kerusakan lingkungan serta potensi bencana.
Rencana pembangunan tahun 2025 diharapkan mampu menjawab permasalahan tersebut yang keberhasilannya tercermin pada pencapaian indikator-indikator keterwujudan panca mulia.
Selain kemiskinan ketimpangan pendapatan juga masih menjadi salah satu permasalahan pokok pembangunan di DIY. Peningkatan aksesibilitas di berbagai sektor terutama di wilayah selatan perlu terus dilakukan.
Pusat-pusat ekonomi baru berbasis potensi di wilayah selatan perlu dikembangkan secara terpadu dan lintas sektor.
Sultan mengimbau agar para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemda DIY agar berfikir secara kreatif dan mengikuti perkembangan zaman yang mengarah pada insutrialisasi. Membuat kebijakan yang membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sultan mencontohkan agar Tanah Kas Desa (TKD), Dana Keistimewaan dan Lumbung Mataraman dimanfaatkan untuk menambah penghasilan masyarakat. Misalnya dengan menanam tanaman yang bernilai secara ekonomi. Tidak hanya menanam sayuran untuk dikonsumsi sendiri.
“Nanti di APBD itu ya dasarnya kreativitas, Lumbung Mataram tanamannya ya punya potensi yang bisa mendapatkan tambahan penghasilan bagi masyarakat. Nanti yang disewa dengan danais TKD ya memberikan nilai tambah, tidak hanya berubah dari menganggur terus menanam,” ujarnya.
BACA JUGA: Akselerasi Penurunan Angka Kemiskinan di Kulonprogo Tercepat se-DIY
Sekda DIY Beny Suharsono menjelaskan, berdasarkan catatan pihaknya angka kemiskinan tercatat sebanyak 11,04% yang menurun 0,45 dibandingkan September 2023. Kemiskinan di DIY masih di atas rata-rata nasional yang di angka 9,36%.
"Kita mendorong tahun 2024 ada formasi kebijakan Pemda DIY melalui kebijakan Gubernur akan menyasar 800 lansia miskin yang akan diberi tambalan pendapatan melalui belanja sembako. Diharapkan akan menurunkan satu digit angka kemiskinan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Senin 6 Juli 2026 didominasi kondisi cerah. Kulonprogo berpotensi mengalami kabut yang dapat mengurangi jarak pandang.
Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya. CR7 berharap Portugal terus melaju dan mengakhiri karier internasional.
Erling Haaland menyamai Messi dan Mbappe dengan tujuh gol. Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin sengit memasuki fase gugur.
Norwegia singkirkan Brasil 2-1 di 16 besar Piala Dunia 2026! Erling Haaland cetak dua gol, Bruno Guimaraes gagal penalti. Norwegia ke perempat final.
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Haaland cetak dua gol, Nyland jadi pahlawan.