Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Petugas memotong pohon yang tumbang/BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan deras disertai angin pada Jumat (24/11/2023) telah membuat sejumlah pohon bertumbangan di beberapa kapanewon di Sleman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan, hujan disertai angin terjadi di beberapa kapanewon di Sleman. Untuk Kapanewon Turi, pohon tumbang terjadi di 5 titik, yakni di Imorejo Wonokerto, di Sempu Wonokerto, Ngelodadi Wonokerto, Mangunsari Wonokerto, dan Bangunmulyo Girikerto.
"Selain itu ada juga atap galvalum garasi terbang terkena angin kencang di Karanggawang Rt 02/25 Girikerto. Dan semua terkondisi," kata Makwan.
Selain Turi, pohon tumbang juga terjadi di Kapanewon Pakem. Menurut Makwan, ada 2 titik pohon tumbang terjadi di Pakem, yakni pohon Sengon yang tumbang melintang menutup akses jalan di Relokasi Sudimoro Purwobinangun Pakem dan 1 pohon bambu tumbang melintang di Randu Hargobinangun Pakem.
Sementara pohon tumbang juga terjadi di Kalasan yakni satu pohon mindi tumbang meniltang menutup akses jalan di Jetis RT 08 RW 35 Tirtomartani,Kalasan. Untuk Kapanewon Tempel ada satu pohon
tumbang menimpa rumah di Gadingan RT 03 RW 08 Sumberejo, Tempel. Sedangkan di Kapanewon Mlati ada dua titik pohon tumbang yakni 1 pohon beringin tumbang menimpa rumah di jl. Gajamada Cebongan Tlogoadi, Mlati dan 3 pohon tumbang menimpa rumah di Bedelan 07/27 Sumberadi.
BACA JUGA: Ketahuan hendak Mencopet di Pasar Pakem, Warga Surabaya Dihajar Massa
Untuk Kapanewon Godean, Sleman, ada 1 pohon tumbang menimpa jaringan listrik rumah di Semarangan RT 02 /08 Sidokarto. Sedangkan untuk Kapanewon Ngemplak, ada 1 pohon mangga tumbang menimpa jaringan Internet dan menggangu akses jalan warga di Perumahan Jambusari Jetis Wedomartani.
"Sedangkan di Kapanewon Seyegan ada tiga titik yakni 1 pohon rambutan diameter 60 sentimeter menimpa rumah di Kregolan RT 3 RW 13 Margo Mulyo, 1 pohon duren diameter 80 senti meter menimpa rumah di Kregolan RT 3 RW 13 Margo Mulyo Seyegan. dan 1 Pohon tumbang menimpa kumbung pembibitan Trubus di Mriyan Margomulyo Seyegan," jelasnya.
Makwan menyatakan saat ini semua pohon tumbang tersebut telah terkondisikan. Pihaknya dibantu sukarelawan dan masyarakat sekitar telah memotong pohon yang tumbang.
Lebih lanjut Makwan meminta kepada masyarakat melakukan langkah kesiapsiagaan, paling tidak sekarang sudah mulai memeriksa lingkungan rumah dan sekitarnya.
Makwan juga menyarankan warga memangkas ranting dan dahan pohon yang sudah rapuh di sekitar lingkungan rumah.
"Jika pohon (milik) pribadi bisa dilakukan pemangkasan sendiri, tetapi kalau pohon perindang jalan maka bisa minta bantuan Dinas Lingkungan Hidup Sleman," katanya.
Selain itu, Makwan meminta warga memeriksa kondisi saluran air dan memastikan saluran-saluran air berfungsi baik. Jika ada sampah yang bisa menyumbat aliran, Makwan meminta warga untuk segera dibersihkan agar tidak menimbulkan genangan.
"Kami juga minta ke masyarakat jika ada angin kencang, masyarakat sebaiknya berhenti dan berlindung di tempat yang aman," ungkap Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.