Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Suasana CFD yang digelar di Sleman pada Minggu (26/11/2023)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelaran Car Free Day (CFD) yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman di area Lapangan Pemda dinilai mampu menjadi wadah berbagai kegiatan positif. Ratusan warga antusias mengikuti senam dan jogging di kawasan Lapangan Pemda.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengungkapkan agenda CFD merupakan upaya Pemkab Sleman untuk memberikan wadah bagi masyarakat mengisi akhir pekan dengan kegiatan positif. Misalnya dengan kegiatan berolahraga hingga berdagang.
BACA JUGA: Yenny Wahid Ajak Santri dan Masyarakat Menangkan Ganjar-Mahfud secara Bermartabat
"Kegiatan ini [CFD] terbuka untuk masyarakat umum secara gratis yang ingin melakukan kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya," kata Danang pada Minggu (26/11/2023).
Dari pandangan Danang, agenda CFD bisa memberdayakan ekonomi masyarakat. Khususnya pelaku UMKM yang diberikan kesempatan untuk menjajakan produknya dalam kegiatan CFD.
"Ramainya masyarakat yang datang di CFD ini juga sekaligus membantu perekonomian masyarakat khususnya UMKM yang terlibat dalam kegiatan CFD," ungkapnya.
Dengan potensi-potensi yang ada, Danang berharap CFD dapat diselenggarakan secara konsisten. Lebih-lebih mengingat tingginya antusias masyarakat yang datang di kegiatan CFD Sleman.
Sementara itu, Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana mengatakan penyelenggaraan CFD di Sleman telah memasuki pekan keempat di bulan November. Sejak diresmikan, CFD Sleman kata Arip mendapat respon yang baik dari masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari jumlah orang yang datang untuk beraktivitas di CFD meningkat setiap pekannya.
"Sementara ini CFD digelar selama satu bulan, setiap minggu pukul 06.00 pagi sampai 10.00 siang dengan mensterilkan kawasan Lapangan Pemda [pengalihan jalur kendaraan]. Dengan pertimbangan antusias masyarakat, Dishub akan segera melakukan koordinasi untuk kemungkinan CFD ini dilanjutkan untuk jangka panjang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.