Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Suasana Lomba Taman Pintar Bercerita di Taman Pintar, Jogja, Selasa (12/12/2023)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
JOGJA—Untuk memberikan ruang anak mengembangkan kemampuan menulis dan mendongeng, Taman Pintar Jogja menggelar Lomba Taman Pintar Bercerita. Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Hari Ulang ke-15 Tahun Taman Pintar Jogja.
Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Taman Pintar Jogja, Karmila, mengatakan sebelum presentasi dengan cara bercerita atau mendongeng, peserta akan terlebih dahulu mengirimkan naskah. Ada 20 peserta di masing-masing kategori yang akan maju ke babak presentasi.
“Ini sebagai cara kami memberi wadah bagi bakat anak untuk mengembangkan diri. Proses menulis naskah dan presentasi agar anak-anak semakin punya kualitas yang baik,” kata Karmila di sela-sela Lomba Taman Pintar Bercerita di Taman Pintar, Jogja, Selasa (12/12/2023).

Lomba dibagi ke dalam dua kategori, yaitu A untuk kelas 1-3 serta B untuk kelas 4-6. Total peserta 40 anak. Pembagian kategori sesuai tingkatan kelas ini agar penilaian bisa seimbang, dan tidak terlalu jauh rentang kemampuannya. Proses pendaftaran dan seleksi naskah berlangsung pada November 2023. Sementara babak presentasi berlangsung 12 Desember 2023.
BACA JUGA: Viral KPU Bakal Adakan Debat Istri Capres dan Cawapres, Ini Faktanya
Para peserta akan bercerita tentang pengalaman berkunjung ke Taman Pintar. Cerita bisa mencakup pengalaman pribadi sampai tentang permainan atau wahana yang ada di Taman Pintar. Dengan cara ini, anak-anak bisa berbagi pengalamannya bermain dan belajar di Taman Pintar kepada orang lain.
“Harapannya, anak-anak yang pernah ke Taman Pintar merasa diapresiasi. Mereka sudah datang saja kami senang, kami apresiasi kunjungan itu dengan kontes ini. Suatu saat mereka akan ke sini lagi, karena selalu ada yang baru terus di Taman Pintar, sehingga mereka akan semangat lagi. Semoga Taman Pintar dan pengunjung semakin terjalin ikatannya, tidak hanya sekadar datang dan pulang,” katanya.
Salah satu peserta Lomba Taman Pintar Bercerita, Karisma Syanum, mengatakan senang bisa menjadi bagian dari lomba. “Tadi cerita tentang Taman Pintar, tentang planetarium, mitigasi gempa, dan science theater. Senang bisa cerita di depan juri tentang Taman Pintar,” kata siswi SD IT Luqman Al-Hakim, Jogja, berusia 6 tahun itu. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.