Bank Jateng Borong Prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026
Dalam kompetisi yang menguji kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan insan perbankan tersebut, Bank Jateng berhasil meraih podium
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah DIY Jateng siap melayani para pengguna kendaraan listrik pada momentum liburan dan perayaan Natal 2023 dan menyambut Tahun Baru 2024. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta memastikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah kerjanya siap melayani para pengguna kendaraan listrik pada momentum liburan dan perayaan Natal 2023 dan menyambut Tahun Baru 2024.
Sebanyak 34 SPKLU dengan 50 Electric Vehicle (EV) Charger yang tersebar di 24 Kota Kabupaten Jawa Tengah dan DIY telah disiapkan untuk pengisian daya kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau berlibur.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti dalam kunjungannya ke sejumlah SPLKU di Jawa Tengah dan DIY turut melakukan pengecekan infrastruktur dan fasilitas SPKLU untuk kenyamanan pelanggan.
BACA JUGA: Suhu Udara di Jogja Bisa Mencapai 33 Derajat Celcius, Waspadai Potensi Hujan Lebat
"Kesiapan infrastruktur listrik menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama musim liburan. Untuk itu kami ingin memastikan bahwa pengguna mobil listrik dapat menikmati layanan listrik dengan aman dan nyaman selama di perjalanan," tutur Edi saat mengunjungi SPKLU PLN UP3 Yogyakarta pada Sabtu (23/12/2023).
Dari 50 EV Charger yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, 7 diantaranya merupakan SPKLU Ultra Fast Charging (UFC) 200 kW yang memungkinkan pengendara mobil listrik mengisi daya baterai hanya dalam waktu 30 menit. Lokasinya berada di SPKLU PLN ULP Purwokerto Kota, Rest Area KM 379 A Ruas Batang - Semarang, SPKLU Balai Kota Semarang, SPKLU PLN UP3 Semarang, SPKLU PLN UP3 Surakarta, SPKLU PLN ULP Wates dan Istana Gedung Agung Yogyakarta.
General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan SPKLU dan terus berkomitmen mendorong penggunaan energi yang ramah lingkungan.
BACA JUGA: Liburan Tetap Jaga Makan Agar Tidak Terjadi Lonjakan Kolesterol
"Hingga Desember 2023 ini konsumsi listrik pengguna SPKLU telah mencapai 222.853 kWh dengan pertumbuhan YoY 492%. Ini artinya antusias masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik semakin meningkat. Untuk itu kami akan terus berupaya meningkatkan layanan serta menambah infrastruktur untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik dengan bekerjasama dengan pihak terkait demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan," ungkap Soffin.
Soffin menambahkan bahwa pihaknya telah merencanakan untuk menambah 155 SPKLU pada tahun 2024. Ia juga mengajak pengendara mobil listrik agar dapat menggunakan layanan one stop solutions untuk semua kebutuhan kendaraan listrik dengan mengakses aplikasi PLN Mobile.
"Pengguna kendaraan listrik cukup membuka aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan informasi letak SPKLU, Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) terdekat hingga marketplace yang menyediakan kebutuhan masyarakat terkait kendaraan listrik," pungkas Soffin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dalam kompetisi yang menguji kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan insan perbankan tersebut, Bank Jateng berhasil meraih podium
Malaysia membatasi akun media sosial anak di bawah 16 tahun dan menyiapkan denda hingga Rp44,97 miliar bagi platform yang melanggar aturan.
Harga emas Pegadaian 21 Oktober 2026: Antam 1 gram Rp2.603.000, UBS Rp2.534.000, dan Galeri 24 Rp2.510.000. Cek harga buyback.
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
IHSG menguat 5,65% ke 5.278,89. Simak proyeksi BI Rate, level support-resistance, serta rekomendasi saham ANTM, ACES, BBNI, dan BUVA.
Kemenko PMK membahas solusi operasional KKMP di Kota Jogja yang terkendala lahan. Sebagian besar dari 45 koperasi telah beroperasi.