Proyeksi Beban Puncak Capai 4.276 MW saat Pergantian Tahun, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Media Digital
Media Digital Selasa, 02 Januari 2024 06:27 WIB
Proyeksi Beban Puncak Capai 4.276 MW saat Pergantian Tahun, PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman

Setelah sukses mengamankan pasokan listrik pada saat perayaan Natal 2023, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY memastikan keandalan listrik tetap aman dan terjaga saat pergantian tahun 2024. /Istimewa.

JOGJA—Setelah sukses mengamankan pasokan listrik pada saat perayaan Natal 2023, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY memastikan keandalan listrik tetap aman dan terjaga saat pergantian tahun 2024. Ribuan personel terlatih dan peralatan canggih telah dikerahkan guna memastikan masyarakat dapat menikmati malam pergantian tahun tanpa kendala kelistrikan.

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan bahwa total daya mampu pasok saat momen Nataru adalah sebesar 7.862 MegaWatt (MW) dengan proyeksi beban puncak pada malam tahun baru sebesar 4.276 MW.

"Artinya, dari sisi pasokan listrik, PLN sangat mencukupi untuk mendukung seluruh kegiatan masyarakat dengan cadangan operasi sebesar 3.586 MW," terang Soffin.

BACA JUGA : Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Pastikan Pasokan Andal Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

PLN telah menurunkan 4.085 personil untuk bersiaga mengawal keandalan listrik jelang pergantian tahun. "Personil tersebut terdiri dari 366 orang petugas teknik, 102 orang tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta 3.606 personil Pelayanan Teknik (Yantek) serta personil pendukung lainnya," katanya.

Sebagai langkah antisipatif, PLN UID Jawa Tengah dan DIY membekali personel dengan peralatan pendukung meliputi 14 unit kendaraan PDKB Sentuh Langsung, 142 Unit Gardu Bergerak, 85 unit Genset, serta 39 unit UPS. Tak terkecuali 93 Posko Siaga yang berlokasi di unit PLN wilayah Jawa Tengah dan DIY serta 17 Posko Siaga yang tersebar di Rest Area Tol yang strategis juga telah dipersiapkan untuk menunjang pekerjaan di lapangan. Seluruh personil dan peralatan tersebut  disebar di seluruh wilayah untuk memonitor dan merespons dengan cepat setiap potensi gangguan dalam sistem kelistrikan.

Maraknya arus transportasi dengan kendaraan listrik saat Nataru juga mendapatkan perhatian khusus dari PLN. Untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik, PLN telah mempersiapkan 35 titik lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan 53 unit Electric Vehicle (EV) Charger yang tersebar di 24 Kota Kabupaten wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Dari 53 EV Charger yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, 7 diantaranya merupakan SPKLU Ultra Fast Charging (UFC) 200 kW yang memungkinkan pengendara mobil listrik mengisi daya baterai hanya dalam waktu 30 menit. Lokasinya berada di SPKLU PLN ULP Purwokerto Kota, Rest Area KM 379 A Ruas Batang - Semarang, SPKLU Balai Kota Semarang, SPKLU PLN UP3 Semarang, SPKLU PLN UP3 Surakarta, SPKLU PLN ULP Wates dan Istana Gedung Agung Yogyakarta.

BACA JUGA : Sambut Tahun Baru, PLN Tebar Promo Tambah Daya hingga 5.500 VA

Pengguna kendaraan listrik cukup membuka aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan informasi letak SPKLU terdekat. Tak hanya SPKLU, ada juga  Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) hingga marketplace yang menyediakan kebutuhan masyarakat terkait kendaraan listrik bisa diakses melalui PLN Mobile. "Kami berharap seluruh masyarakat dapat menikmati aktivitas di malam pergantian tahun dengan nyaman dan lancar, menikmati momen kebersamaan tanpa adanya kendala kelistrikan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online