BGN Luncurkan Aplikasi Pengawas Kualitas Makan Bergizi Gratis
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Proses penyelenggaraan Pemilu 2024 terus berjalan salah satunya adalah rekrutmen pengawas tempat pemungutan suara (TPS).
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul, menyebut pengawas TPS yang saat ini dibentuk nantinya menjadi ujung tombak pengawasan pada saat pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
"Hal ini karena pengawas TPS inilah yang akan melakukan pengawasan secara langsung sejak dimulainya pemungutan suara sampai dengan selesainya penghitungan surat suara di TPS," kata Ketua Bawaslu Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Rabu (3/12/2023).
Oleh karena itu, kata dia, para calon pengawas TPS pemilu yang saat ini direkrut Bawaslu Bantul akan dilakukan wawancara untuk mendalami pengetahuan tentang kepemiluan, serta pemahaman tentang peraturan teknis pemilihan umum.
"Pengawas TPS ini diharapkan juga merupakan orang-orang jujur, berintegritas, mempunyai kepribadian yang kuat serta tidak dalam hubungan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu," katanya.
BACA JUGA: KPU DIY Jamin Hak Suara 9.304 ODGJ pada Pemilu 2024
Didik mengatakan panitia pengawas kecamatan (panwascam) di Bantul dalam melakukan pembentukan pengawas TPS akan memastikan independensi dari calon pengawas dengan melakukan tracking rekam jejak.
"Melalui tracking rekam jejak ini diharapkan pengawas TPS yang terpilih adalah orang-orang yang tidak mempunyai afiliasi terhadap peserta pemilu ataupun merupakan tim sukses kandidat tertentu," katanya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Bantul Sri Hartati mengatakan, pendaftaran pengawas TPS pemilu 2024 sudah dibuka sejak 2 Januari di 17 kantor panwascam se-Bantul.
"Pada hari pertama rata-rata di masing-masing kecamatan sudah ada pendaftar sekitar 10 sampai 15 persen dari total kebutuhan. Pendaftaran pengawas TPS rencananya akan dibuka sampai dengan 6 Januari 2024," katanya.
Dia menyebutkan pengawas TPS pemilu ini nantinya di setiap TPS akan ditugaskan satu orang pengawas, sehingga jumlah kebutuhan pengawas TPS di Bantul sebanyak 3.166 orang, sesuai dengan jumlah TPS di daerah itu.
"Dengan jumlah kebutuhan pengawas TPS terbanyak ada di Kecamatan Sewon dengan kebutuhan berjumlah 344 pengawas, sedangkan jumlah kebutuhan pengawas TPS paling sedikit ada di Kecamatan Srandakan yaitu 112 pengawas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.
Kesbangpol Bantul berkoordinasi terkait polemik penolakan Gereja GMS di Sewon yang dipersoalkan soal perizinan rumah ibadah.
Sebanyak 57 biksu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 tiba di Jogja dan disambut Sri Sultan sebelum melanjutkan perjalanan ke Borobudur.