4 Warga Semanu Gunungkidul Positif Antraks, 47 Orang Masuk Risiko Terpapar
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman memperpanjang pendaftaran dan rekrutmen pengawas TPS di 11 kapanewon. Perpanjangan dilakukan karena hingga pendaftaran ditutup Sabtu (6/1/2024) masih ada TPS yang belum ada peminat menjadi pengawasnya.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan, pendaftaran pengawas TPS dibuka 2-6 Januari 2024. Total kebutuhan petugas pengawasan ini disesuaikan dengan jumlah TPS sebanyak 3.457 lokasi.
Meski demikian, ia mengakui hingga pendaftaran ditutup, belum semua terisi dikarenakan masih ada TPS yang belum ada peminatnya. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan, hingga Sabtu total ada pendaftar sebanyak 3.079 orang.
Jumlah ini belum sesuai kebutuhan sebanyak 3.457 orang. Oleh karena itu pendaftaran diperpanjang pada 7-8 Januari 2024. “Diperpanjang selama dua hari,” kata Aswi, sapaan akrabnya, Minggu (7/1/2024).
Menurut dia, dari total pendaftaran di 17 kapanewon di Sleman, enam kapanewon yang meliputi Mlati, Ngemplak, Pakem, Turi, Tempel dan Sleman tidak melalui proses perpanjangan.
Adapun, kesebelas kecamatan seperti Berbah, Cangkringan, Depok, Gamping, Godean, Kalasan, Minggir, Moyudan, Ngaglik, Prambanan dan Seyegan harus melalui perpanjangan. “Sekarang sudah mulai proses perpanjangan masa pandaftaran,” katanya.
Menurut dia, untuk pendaftar di setiap TPS tidak sama. Pasalnya, terdapat sejumlah TPS yang lebih dari dua orang sehingga pada saat tes wawancara akan diberikan opsi untuk bertugas di TPS yang masih kosong.
“Jadi ada opsi ditempatkan di TPS yang belum ada pengawasnya. Yang jelas, kami masih menunggu hingga masa perpanjangan ditutup dan mudah-mudahan kuota bisa terpenuhi semuanya,” kata Aswi lagi.
BACA JUGA: Belum Terpenuhi, Bawaslu Bantul Perpanjang Masa Pendaftaran Pengawas TPS
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar tidak memermasalahkan adanya masa perpanjangan pendaftaran untuk pengawas TPS di beberapa kapanewon. Pasalnya, perpanjangan sudah sesuai dengan ketentuan petunjuk teknis dalam rekrutmen. “Kalau belum ada pendaftarnya memang harus diperpanjang pendaftarannya,” lata Arjuna.
Meski demikian, ia optimistis selama masa perpanjangan bisa terpenuhi sesuai dengan kuota yang dibutuhkan. Guna mencapainya, dilakukan sosialisasi ke Tingkat RT dan RW. “Kami minta panwaslu untuk mengoptimalkan sosialisasi agar kebutuhan bisa terpenuhi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
Punya dua nomor BPJS Ketenagakerjaan setelah pindah kerja? Simak cara menggabungkan saldo JHT melalui JMO dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Pajak mineral bukan logam dan batuan Kulonprogo 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar. Warga juga menyoroti aktivitas tambang pasir Sungai Progo.
Jadwal bola malam ini 5-6 Oktober 2026 menghadirkan Indonesia vs Thailand, Jepang vs Selandia Baru, serta sejumlah laga Nations League.
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.