19 WNA Love Scammer Diciduk di Tangerang, Modus Terbongkar
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Ilustrasi laguna Pantai Glagah Kulonprogo./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo melakukan penyesuaian tarif retribusi objek wisata Pantai Glagah dan Congot dari Rp6.000 menjadi Rp10.000 per orang mulai 1 Februari 2024. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan kenaikan retribusi ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kulonprogo No. 6/2023. "Kenaikannya sudah berpayung hukum, lewat perda dan peraturan bupati [Perbup]," kata Joko, Kamis (8/2/2024).
Dia mengatakan kenaikan retribusi wisata tidak hanya berlaku di Pantai Glagah dan Congot, tetapi seluruh objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Kulonprogo melalui Dispar, yakni Pantai Trisik, Waduk Sermo, Gua Kiskendo, hingga Puncak Suroloyo. "Tarifnya naik dari Rp3.000 menjadi Rp6.000 per orang," katanya.
Joko menilai kenaikan tarif retribusi wisata, nominalnya masih wajar. Jika dibandingkan dengan daerah lain di DIY besaran retribusi yang diberlakukan di Kulonprogo masih terjangkau. "Kami sudah berdiskusi dengan pelaku wisata hingga asosiasi wisata terkait tarif baru ini," katanya.
Joko memastikan pihaknya juga sudah menyosialisasikan sebelum tarif baru resmi itu diberlakukan. Sosialisasi dilakukan lewat berbagai media, seperti spanduk pemberitahuan hingga media sosial.
BACA JUGA: Mulai 1 Januari 2024, Tarif Baru Retribusi Objek Wisata di Gunungkidul Resmi Berlaku
Dia pun melihat kenaikan tarif retribusi wisata sebagai hal yang positif untuk peningkatan PAD.
Pada 2024, Dispar menargetkan PAD dari sektor wisata sebesar Rp8,6 miliar. "Kami berharap kenaikan tarif ini tidak menyurutkan minat wisatawan untuk mengunjungi Kulonprogo," kata Joko.
Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo, Ni Made Dwipanti Indrayanti menambahkan kenaikan tarif retribusi wisata sudah melewati proses evaluasi dan diskusi panjang. Kenaikannya juga menyesuaikan kondisi ekonomi saat ini. "Target ini juga harus jadi pemicu bagi kami untuk terus berbenah agar pelayanan wisata bisa lebih baik," kata Made.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)