Pasar Rakyat Bantul Makin Sepi, Omzet Pedagang Turun 30%
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Penampakan salah satu moda kereta api yang melintas di Kelok Mertan View, lanskap unik di Dusun Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO – Di tengah geliat sektor transportasi dan pariwisata yang terus bertumbuh, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Jogja menawarkan potensi wisata berbasis kereta api yang kian menguat di Kulonprogo.
Salah satu ikon terbaru yang menjadi primadona adalah Kelok Mertan View, lanskap unik di Dusun Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, yang menawarkan pengalaman visual menarik dengan suguhan persawahan dengan latar megah Gunung Merapi dan Merbabu.
“Kelok Mertan View bukan hanya spot foto, melainkan juga sekaligus keindahan perjalanan. Lokasi ini menjadi magnet bagi railfans, wisatawan lokal, dan mancanegara yang ingin mengabadikan momen langka.” kata ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, Kamis (1/5/2025).
Feni menyebut, daya tarik Kulonprogo tak berhenti pada panorama dari balik jendela kereta. Kawasan ini telah tumbuh sebagai destination hub yang menyatu dalam harmoni transportasi dan alam.
Objek wisata seperti Waduk Sermo, Kalibiru, Pule Payung, Bukit Isis, hingga Nglinggo Highland menghadirkan pengalaman wisata keluarga yang edukatif, sehat, dan mudah dijangkau.
Dengan Stasiun Wates sebagai simpul utama, KAI berupaya memperkuat konektivitas dan layanan. Stasiun ini kini dilayani kereta antarkota dengan berbagai kelas, mulai dari KA Lodaya, Jaka Tingkir, Mataram, hingga Senja Utama Solo, serta kereta ekonomi favorit seperti Kahuripan dan Kutojaya Selatan.
Tak hanya itu, kehadiran KA Bandara yang terhubung langsung dengan Yogyakarta International Airport (YIA) membuat posisi Kulonprogo sebagai kawasan dengan integrasi antarmoda yang optimal.
“Kulonprogo punya daya tarik lengkap alamnya indah, aksesnya mudah, dan fasilitasnya terus berkembang. Kami ingin kawasan ini tidak hanya menjadi lintasan, melainkan destinasi utama yang diperhitungkan dalam peta wisata nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Polisi mengamankan dua pelajar yang terlibat perkelahian dengan celurit di Jalan Solo-Semarang, Ampel, Boyolali.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp40 triliun untuk membayar angsuran dan bunga Kopdes yang jatuh tempo 27-28 September 2026.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.