Pungli PKL CFD Surabaya Diburu, Eri Cahyadi Turun Langsung
Dugaan pungli PKL di CFD Taman Bungkul Surabaya diusut. Eri Cahyadi memastikan pedagang tidak dipungut biaya dan menggandeng polisi menelusuri pelaku.
Pertanian - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Program elektrifikasi pertanian atau electrifiying agriculture yang digagas Pemerintah Pusat diterapak di Bantul pada budi daya tanaman hortikultura di lahan pasir.
"Elektrifikasi pertanian itu yang pertama kami fokuskan untuk tanaman hortikultura di lahan pasir, dan di Bantul sudah menjangkau seluruh lahan pasir di selatan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Senin (26/2/2024).
Dia mengatakan program elektrifikasi pertanian atau kemudahan dalam mengakses listrik bagi petani tersebut saat ini sudah menjangkau sebanyak 15 kelompok tani di lahan pasir. Petani memanfaatkan kemudahan energi listrik itu untuk menanam bawang merah dan cabai.
"Elektrifikasi yang lahan pasir sudah menjangkau 15 kelompok tani di sepanjang pantai selatan mulai dari wilayah Kecamatan Kretek sampai Poncosari Kecamatan Srandakan," katanya.
BACA JUGA: Tujuh Kecamatan di Sragen Terendam Banjir, Ratusan Keluarga Terdampak
Dia mengatakan total lahan pasir di selatan Bantul seluas 1.200 hektare, saat ini petani memanfaatkan program elektrifikasi pertanian dengan mengoperasikan mesin pompa air listrik dalam mengaliri lahan.
"Kalau pakai pompa diesel, ini menghemat 70 sampai 75 persen biayanya, yang kedua dengan elektrifikasi bisa menanam di luar musim atau off season, sedangkan di lahan pasir untuk tanaman hortikultura seperti bawang merah bisa tanam empat sampai enam kali plus cabai," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan program elektrifikasi pertanian tersebut terus dikembangkan untuk tanaman pangan lainnya di Bantul, rencananya menyasar ke lahan pertanian yang ditanami tembakau maupun lahan potensial untuk pertanian lainnya.
"Yang kedua nanti untuk tanaman seperti tembakau atau tanaman lain di daerah daerah perbukitan, seperti Srimulyo Piyungan, Imogiri, Dlingo, tetapi untuk sementara ini kami fokuskan pada lahan pasir untuk tanaman hortikultura," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dugaan pungli PKL di CFD Taman Bungkul Surabaya diusut. Eri Cahyadi memastikan pedagang tidak dipungut biaya dan menggandeng polisi menelusuri pelaku.
Saemen Fest 2026 di Jogja mencetak rekor dengan 20.000 penonton. Seluruh tiket habis terjual dan festival dipastikan kembali digelar pada 2027.
All-New Kia Seltos hadir dengan platform K3, ADAS Level 2, dan kabin lebih lega. Harga resmi akan diumumkan di GIIAS 2026.
Persebaya Surabaya ditahan imbang PSIS Semarang 2-2 pada Persebaya 99 Anniversary Game setelah Lorensius Sabda mencetak dua gol.
Kebakaran pabrik sandal PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar padam setelah enam jam. Kerugian ditaksir Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.