Gagal Bayar Pinjol? Ini 5 Risiko Hukum dan Cara Menghadapinya
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Foto Ilustrasi. Sebuah pohon menimpa rumah di Sleman akibat hujan deras dan angin kencang, Jumat (15/2/2024). - ist/BPBD Sleman
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat DIY diminta untuk memangkas ranting atau dahan pohon yang terlalu rimbun untuk mencegah tumbang akibat cuaca ekstrem.
"Mohon masyarakat melakukan pemangkasan pohon-pohon yang lapuk atau terlalu rimbun atau berpotensi roboh untuk mengantisipasi saat terjadi angin kencang," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBPD) DIY Lilik Andi Aryanto di Jogja, Senin (18/3/2024).
Menurut Lilik, imbauan itu ditekankan mengantisipasi kembali munculnya cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang merobohkan puluhan pohon di Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulonprogo pada 14 Maret 2024.
"Kalau melihat beberapa kejadian kemarin memang banyak pohon tumbang karena terlalu rimbun," kata dia.
Selain pohon tumbang, cuaca ekstrem itu juga memicu puluhan rumah rusak, kerusakan fasilitas lain seperti akses jalan, jaringan listrik, jaringan listrik, hingga fasilitas ibadah.
Selain mendorong pemangkasan pohon, dia meminta masyarakat segera melakukan pembersihan drainase atau saluran air di kawasan permukiman, terutama yang tersumbat karena sampah yang berpotensi menjadi banjir.
BACA JUGA: Pejabat Pemkab Bantul Dilarang Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, Ini Sanksinya
Berikutnya, dia juga meminta masyarakat mewaspadai retakan tanah di lingkungan sekitar mereka yang berpotensi longsor ketika terkena guyuran hujan lebat.
"Saat hujan deras disertai angin kencang dan petir diimbau menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor dan daerah aliran sungai," ujar dia.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di DIY mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang diprediksi terjadi di wilayah setempat.
Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di DIY diperkirakan terjadi hingga 19 Maret 2024.
Pada 18 Maret potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi di Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara, Kulonprogo bagian utara, Gunungkidul. Kemudian pada 19 Maret 2024 potensi serupa terjadi di Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gagal bayar pinjol memiliki sejumlah risiko, mulai dari penagihan, denda, riwayat kredit hingga persoalan wanprestasi. Ini langkah menghadapinya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.