Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Ombak Pantai Glagah sempat naik cukup tinggi ke bibir pantai, sampai ke kawasan payung yang biasanya dipakai wisatawan untuk bersantai, Kamis (11/4/2024) pagi. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ombak Pantai Glagah sempat naik cukup tinggi ke bibir pantai, sampai ke kawasan payung yang biasanya dipakai wisatawan untuk bersantai, Kamis (11/4/2024) pagi.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo Aris Widiatmoko mengatakan terjangan ombak mulai mereda ketika menjelang sore.
“Lantaran wisatawan yang mulai ramai, kami imbau agar tetap berhati-hati,” ujarnya, Kamis. Tim SAR menyiagakan sebanyak 48 personel khusus untuk berjaga dan mewaspadai potensi kecelakaan laut selama Lebaran ini.
Para personel itu berjaga di sepanjang kawasan pantai Kulonprogo dan juga titik-titik padat di wilayah setempat.
“Target kami zero insiden, makanya personel selalu mengimbau kepada wisatawan dan pengunjung pantai untuk waspada terhadap potensi kecelakaan laut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 2 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Target PLTS 100 GWp dinilai menunjukkan arah energi bersih Indonesia. Namun, jaringan transmisi dan baterai menjadi tantangan utama.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.