Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Banyumas Dimulai Oktober
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
Foto Ilustrasi, warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS)./ Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pilkada serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November segera disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja. Warga bisa mendaftar di laman yang telah disediakan.
"Sesuai keputusan KPU RI Nomor 476 Tahun 2024 rekrutmen kali ini digelar dengan seleksi terbuka, setiap warga yang memenuhi persyaratan boleh mendaftar PPK maupun PPS," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Jogja Agus Muhamad Yasin saat dihubungi di Jogja, Kamis (17/4/2024).
Berdasarkan tahapannya, Yasin mengatakan pengumuman pendaftaran calon anggota PPK dilaksanakan pada 23-27 April 2024 dan penerimaan pendaftaran pada 23-29 April 2024. "Kalau dua kali kebutuhan belum terpenuhi akan ada perpanjangan pendaftaran 30 April sampai 2 Mei," kata dia.
Berikutnya, lanjut Yasin, penelitian administrasi dimulai pada 24 April sampai 3 Mei 2024 dan hasilnya diumumkan pada 4 sampai 5 Mei 2024.
Apabila pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi, maka dilanjutkan seleksi tertulis pada 6-8 Mei dan hasilnya diumumkan pada 9-10 Mei 2024. "Kami akan meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat terhadap calon anggota PPK-PPS pada 4 sampai 10 Mei," kata Yasin.
Sedangkan untuk pengumuman pendaftaran calon anggota PPS dilaksanakan pada 2-6 Mei 2024, sedangkan penerimaan pendaftarannya pada 2-8 Mei 2024. Menurut dia, penelitian administrasi calon anggota PPS berlangsung pada 3-12 Mei 2024 dan hasilnya diumumkan tanggal 13-14 Mei 2024.
Bagi calon anggota PPS yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti seleksi tertulis pada 15-18 Mei 2024 dan hasilnya diumumkan pada 19-20 Mei, dilanjutkan tanggapan dan masukkan masyarakat pada 13-20 Mei.
Setelah lolos seleksi tertulis, peserta akan mengikuti wawancara pada 21-23 Mei dan hasilnya diumumkan pada 24-25 Mei 2024. "Penetapan calon anggota PPS dilaksanakan pada 25 Mei dan dilantik pada 26 Mei," ujar Yasin.
Yasin mengemukakan bahwa jumlah anggota PPK yang akan direkrut untuk Pilkada 2024 sebanyak 70 orang untuk 14 kecamatan dan anggota PPS yang akan direkrut sebanyak 135 orang untuk 45 desa/kelurahan di Kota Jogja.
Alamat Pendaftaran
Menurut dia, para pelamar dapat mendaftar melalui laman https://siakba.kpu.go.id dengan memperhatikan persyaratan umum sesuai Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022.
"Keterwakilan perempuan tetap menjadi pertimbangan kami minimal 30 persen. Itu menjadi komitmen kami di KPU Kota Jogja," kata dia.
Untuk hajatan Pilkada 2024, Yasin meyakini animo masyarakat di Kota Jogja berpartisipasi menjadi PPK maupun PPS lebih tinggi.
"Biasanya mereka lebih antusias karena kan ini menjadi hajat mereka sehingga demi kesuksesan pemilihan kepala daerah merasa harus berpartisipasi. Bagi yang pada Pemilu 2024 sudah menjadi anggota PPK-PPS juga bisa mendaftar kembali," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.