Toilet Sudah Dibersihkan tapi Tetap Bau? Ini Solusinya
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Ilustrasi Pilkada -Antara
Harianjogja.com, BANTUL— DPD PKS dan DPD PAN Bantul mengaku belum bisa memastikan akan berkoalisi dengan partai apa saat Pilkada Bantul 2024.
Sebab, sampai saat ini, komunikasi politik antarpartai masih cair, dan semua partai masih berpeluang untuk berkoalisi pada Pilkada 2024.
Ketua DPD PAN Bantul Wildan Nafis mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menunggu perkembangan terkait dengan koalisi partai pada Pilkada 2024. Begitu juga terkait dengan pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul, sampai saat ini, PAN Bantul belum membuka pendaftaran.
"Soal itu, nanti kita rapatkan internal lagi. Jadi setelah rapat internal, baru ada kepastian kapan kita buka pendaftaran. Sejauh ini komunikasi kami dengan partai lain juga masih cair," kata Wildan, Rabu (24/4/2024).
Wildan mengakui pada Pilkada 2024 pihaknya mau tidak mau harus berkoalisi dengan partai lainnya. Sebab, pada Pemilu 2024, PAN hanya mendapatkan dua kursi di DPRD Bantul. Padahal, syarat mengusung bacalon adalah minimal didukung 9 partai politik.
"Yang pasti kami harus koalisi. Dan semua peluang itu masih ada. Sekarang ini kan masih tahap awal," papar Wildan.
Baca Juga
Pilkada Bantul 2024, Abdul Halim Muslih hingga Pj Bupati Kuala Ambil Formulir di DPD Golkar
Tiga Orang Melamar Jadi Bupati Bantul dan Lima Jadi Wakil Bupati, Kenali Namanya
Demokrat Bantul Mulai Jaring Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2024
Sementara Ketua DPD PKS Bantul Agung Laksmono mengaku sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi dengan partai lainnya. Hanya, ia belum bisa memastikan partai politik mana yang nantinya berkoalisi dengan partainya.
"Sampai saat ini belum ditentukan. Sementara kan calon internal yang sudah dilakukan penjaringan, yakni ada pak Amir Syarifudin, Arif Rahman Hakim, dan Agung Laksmono," kata Agung.
Tapi, upaya untuk membuka pendaftaran eksternal, saat ini kata Agung tengah dirumuskan. Selain itu, komunikasi informal antarpartai politik pun terus dilakukan. "Termasuk apakah tiga calon internal ini apakah nanti harus AB1 atau AB2, ini semua kan saat ini masih cair," ucap Agung.
Poros Ketiga
Menurut Agung, dengan perolehan 6 kursi di DPRD Bantul, masih memungkinkan bagi PKS nantinya membuat poros ketiga dengan berkoalisi dengan salah satu partai mengusung bakal calon sendiri. Tapi, Agung mengaku sampai saat ini, wacana membentuk poros ketiga masih terus berkembang dan dikomunikasikan.
"Apakah nanti satu calon, dua calon atau tiga calon, semua bisa terjadi. Artinya semua tergantung dinamika di lapangan," papar Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.