Perlinsos Digital, Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Terdata
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Ilustrasi panen bawang merah. - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk persiapan benih masa tanam Agustus 2024 dan mengurangi biaya produksi Gabungan Kelompok Tani Sumber Makmur Kalurahan Srikayangan Kabupaten Kulonprogo mengembangkan budi daya bawang merah.
Ketua Gabungan Kelompok Tani Sumber Makmur Kalurahan Srikayangan Sutardi di Kulonprogo, Minggu, mengatakan dirinya melaksanakan budi daya bawang merah seluas 1.200 meter persegi hasilnya dapat bibit lahan tanam seluas 8.000 meter persegi pada Agustus 2024.
"Saat ini harga bawang merah di tingkat petani berkisar Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilogram. Pada saat masa tanam bawang merah berkisar Rp60.000 sampai Rp80.000 per kilogram. Sehingga kami melalukan budi daya benih untuk mengurangi biaya produksi," kata Sutardi, Minggu (28/4/2024).
Ia mengatakan dari luasan 215 hektare lahan bawang merah di Kalurahan Srikayangan, setiap Agustus, benihnya berasal dari Nganjuk (Jawa Timur). Petani mengenal nama benih dengan mana Tjajuk atau benih perpaduan dari Thailand dan Nganjuk. Harga benih sangat mahal berkisar Rp60.000 sampai Rp80.000.
"Kami berusaha menanam benih bawang merah secara mandiri dengan varietas lokal Srikayang," katanya.
BACA JUGA: Jual Kosmetik Tanpa Izin, Tiga WNI Ditangkap di Malaysia
Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo Yuliyantoro mengatakan potensi lahan bawang merah Kulonprogo ada di Kalurahan Srikayangan, Sukoreno, Salamrejo, Demangrejo, Tuksono, dan Kedungsari seluas 600 hektare.
Namun lahan tersebut baru dimanfaatkan secara optimal seluas 400 hingga 500 hektare pada masa tanam Agustus. Setiap tahun, anggaran untuk membeli benih bawang merah oleh petani ke Nganjuk (Jawa Timur) sebesar Rp20 miliar.
"Kami mendorong petani untuk membiasakan diri budi daya benih bawang merah secara mandiri untuk mengurangi biaya produksi," katanya.
Menurut Yuliyantoro, masyarakat petani diarahkan untuk membuat benih sendiri di pekarangan, di lahan kering, dan budi daya lahan kering untuk bibit. Namun demikian, perlu managemen, modal yang besar pula.
"Akan tetapi dengan pemikiran efisiensi di budi daya nanti diharapkan penghasilan petani akan meningkat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna
Sharp meluncurkan Phantom Series dan Core Blast Series dengan fitur audio premium dan portabel untuk kebutuhan hiburan di rumah maupun outdoor.
Harga biodiesel Oktober 2026 naik menjadi Rp15.072 per liter, sedangkan HIP bioetanol turun menjadi Rp11.604 per liter.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam rangka HUT ke-81 KAI.