Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Danang Maharsa./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kader PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati dalam penjaringan yang dibuka PDIP Sleman.
Meski berpotensi dipilih PDIP untuk maju dalam Pilkada selanjutnya, Danang menyebut komunikasinya dengan Bupati Sleman yang masih menjabat saat ini, Kustini Sri Purnomo masih berjalan baik.
Menurut Danang, baik dirinya maupun Kustini sama-sama memberi ruang dan kesempatan yang sama. Apalagi pilihan keinginan untuk maju dalam kontestasi Pilkada adalah hak masing-masing warga negara.
"Kalau selama ini komunikasi kami sangat baik, nyaman dan kami juga memberikan ruang dan kesempatan sama-sama juga. Silahkan mau maju seperti apa, kan ini hak juga, hak sebagai kita warga negara, jadi enggak ada masalah kalau itu sebenarnya," kata Danang pada Kamis (8/5/2024) di Kantor DPC PDIP Sleman.
Danang menambahkan bila kerja sama antara dirinya dan Kustini juga masih berjalan secara baik di tataran eksekutif. "Itu masih kita laksanakan secara baik, karena bagaimana pun juga, ketugasan saya itu masih sebagai Wakil Bupati," ungkapnya.
Prinsipnya, Danang ingin menunjukkan kinerja terbaiknya sebagai Wakil Bupati hingga akhir jabatan nanti. "Prinsip itu sebagai ketugasan saya di pemerintah. Di politik kan beda, lain, itu pilihan. Tapi kalau saya sebagi Wakil Bupati ini harus kita tunjukkan bahwa saya harus menjalankan ini dengan sebaiknya sampai manti akhir jabatan," tegasnya.
BACA JUGA: Bidik Posisi Bupati pada Pilkada Mendatang, Ini Keinginan Danang Maharsa
Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Sleman, Gustan Ganda mengatakan sebagai pengusung Kustini-Danang di Pilkada sebelumnya, PDIP Sleman masih mendukung Kustini dalam menjalankan tugasnya di eksekutif. Dalam rapat pleno, Gustan menilai kinerja keduanya, Kustini dan Danang tidak ada masalah dalam tataran eksekutif. "Kami masih mendukung ibu Kustini dan catatan kami di rapat pleno selalu kita evaluasi, bahwa kinerja beliau berdua [Kustini-Danang] ini tidak ada masalah," ungkapnya.
Karena itu ditegaskan Gustan bahwa komunikasi PDIP Sleman dengan Kustini sebagai Bupati Sleman masih berjalan baik hingga saat ini. "Saya sampaikan, sampai saat ini PDI Perjuangan masih berkomunikasi baik dengan ibu Kustini sebagai Bupati Sleman, bukan sebagai bakal calon," ujarnya.
Lain lagi soal Kustini yang berpotensi sebagai bakal calon. Sebagai bakal calon Gustan menilai hal itu menjadi urusan pribadi Kustini. Apakah Kustini akan mendaftar di PDI Perjuangan kembali atau tidak dalam Pilkada mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.