Razia Gabungan di Lapas Narkotika Jogja, 50 Warga Binaan Langsung Jalani Tes Urine
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Danang Maharsa./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Kader PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati dalam penjaringan yang dibuka PDIP Sleman.
Meski berpotensi dipilih PDIP untuk maju dalam Pilkada selanjutnya, Danang menyebut komunikasinya dengan Bupati Sleman yang masih menjabat saat ini, Kustini Sri Purnomo masih berjalan baik.
Menurut Danang, baik dirinya maupun Kustini sama-sama memberi ruang dan kesempatan yang sama. Apalagi pilihan keinginan untuk maju dalam kontestasi Pilkada adalah hak masing-masing warga negara.
"Kalau selama ini komunikasi kami sangat baik, nyaman dan kami juga memberikan ruang dan kesempatan sama-sama juga. Silahkan mau maju seperti apa, kan ini hak juga, hak sebagai kita warga negara, jadi enggak ada masalah kalau itu sebenarnya," kata Danang pada Kamis (8/5/2024) di Kantor DPC PDIP Sleman.
Danang menambahkan bila kerja sama antara dirinya dan Kustini juga masih berjalan secara baik di tataran eksekutif. "Itu masih kita laksanakan secara baik, karena bagaimana pun juga, ketugasan saya itu masih sebagai Wakil Bupati," ungkapnya.
Prinsipnya, Danang ingin menunjukkan kinerja terbaiknya sebagai Wakil Bupati hingga akhir jabatan nanti. "Prinsip itu sebagai ketugasan saya di pemerintah. Di politik kan beda, lain, itu pilihan. Tapi kalau saya sebagi Wakil Bupati ini harus kita tunjukkan bahwa saya harus menjalankan ini dengan sebaiknya sampai manti akhir jabatan," tegasnya.
BACA JUGA: Bidik Posisi Bupati pada Pilkada Mendatang, Ini Keinginan Danang Maharsa
Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Sleman, Gustan Ganda mengatakan sebagai pengusung Kustini-Danang di Pilkada sebelumnya, PDIP Sleman masih mendukung Kustini dalam menjalankan tugasnya di eksekutif. Dalam rapat pleno, Gustan menilai kinerja keduanya, Kustini dan Danang tidak ada masalah dalam tataran eksekutif. "Kami masih mendukung ibu Kustini dan catatan kami di rapat pleno selalu kita evaluasi, bahwa kinerja beliau berdua [Kustini-Danang] ini tidak ada masalah," ungkapnya.
Karena itu ditegaskan Gustan bahwa komunikasi PDIP Sleman dengan Kustini sebagai Bupati Sleman masih berjalan baik hingga saat ini. "Saya sampaikan, sampai saat ini PDI Perjuangan masih berkomunikasi baik dengan ibu Kustini sebagai Bupati Sleman, bukan sebagai bakal calon," ujarnya.
Lain lagi soal Kustini yang berpotensi sebagai bakal calon. Sebagai bakal calon Gustan menilai hal itu menjadi urusan pribadi Kustini. Apakah Kustini akan mendaftar di PDI Perjuangan kembali atau tidak dalam Pilkada mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.