Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan Grab, Dorong Keselamatan Ojol
BPJS Ketenagakerjaan dan Grab edukasi 250 driver ojol di Terminal Giwangan. Tekankan pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan perlindungan sosial.
Jemaah calon haji mengikuti upacara pelepasan di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/5/2023)./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2024 memberangkatkan sebanyak 3.402 calon haji yang terbagi dalam 11 kelompok terbang.
"Kloter (kelompok terbang) kita semua ada 11, yang sembilan utuh dari Yogyakarta dan dua kloter gabungan dengan Jawa Tengah," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag DIY Masmim Afif dalam acara Pamitan Calon Jamaah Haji DIY di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Senin (13/5/2024).
Masmin menyebutkan 3.402 calon haji yang diberangkatkan tahun ini terdiri atas 3.147 orang berasal dari kuota reguler, 128 kuota tambahan, dan 74 orang yang merupakan calon haji mutasi dari daerah lain. Dari jumlah tersebut, kuota jamaah calon haji lansia tercatat sebanyak 157 orang.
BACA JUGA: Kemenag Jogja Berangkatkan 393 Calon Jamaah Haji, Usia Tertua 89 Tahun Termuda 20 Tahun
Dia menyebutkan Umirah Suto Rejo asal Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman tercatat sebagai calon haji tertua DIY dengan usia 95 tahun.
Sementara calon haji termuda atas nama Aledewa Rajaa Taqiy asal Ngaglik, Sleman dengan usia 18 tahun.
Masmin memastikan seluruh calon haji DIY telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan telah dinyatakan memenuhi syarat isthita'ah (kemampuan) kesehatan.
"Semua yang berangkat sudah mendapatkan vaksin meningitis," ujar dia.
Masmin menilai pelayanan haji tahun ini lebih baik karena untuk lokasi pemondokan jamaah haji Indonesia termasuk DIY tidak ada yang ditempatkan di Mina Jadid yang lokasinya jauh dari Jamarat.
"Sekarang semua didekatkan pintu Terowongan Muaisim sehingga tidak ada jamaah kita yang terjauh. Paling jauh sekitar 2 sampai 3,5 kilometer," ujar dia.
BACA JUGA: 13 Bandara Disiapkan Jadi Embarkasi dan Debarkasi Haji
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY Aidi Johansyah menyebutkan ribuan calon haji asal DIY tersebut terbagi menjadi 11 kloter yang diawali Kloter 46 sampai 54, Kloter 81, dan terakhir Kloter 100.
Kloter 46 menjadi yang pertama masuk Asrama Haji di Donohudan Boyolali, Jateng pada 23 Mei kemudian diberangkatkan dari Bandara Adi Soemarmo pada 24 Mei dan dijadwalkan tiba di Tanah Suci pada 25 Mei 2024.
Sedangkan kloter terakhir yakni Kloter 100 akan masuk asrama haji pada 9 Juni, berangkat pada 10 Juni dan dijadwalkan tiba di Tanah Suci pada 10 Juni 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : ANTARA
BPJS Ketenagakerjaan dan Grab edukasi 250 driver ojol di Terminal Giwangan. Tekankan pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan perlindungan sosial.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.