WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Wisnu Sabdono Putro
Harianjogja.com, JOGJA—DPC PDI Perjuangan Kota Jogja memperpanjang masa pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Wali Kota Jogja hingga 28 Mei 2024. Sampai Senin (20/5/2024), sudah ada tujuh pendaftar yang mengembalikan formulir.
Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Wisnu Sabdono Putro, menjelaskan atas arahan DPP PDI Perjuangan, pihaknya memperpanjang pendaftaran yang semula ditutup pada Senin (20/5/2024) menjadi ditutup pada Selasa (28/5/2024).
“Kemarin DPC rapat, terus memutuskan untuk memperpanjang. Karena sesuai instruksi DPP, data harus diserahkan ke DPP 31 Mei. Maka ini kita perpanjang sampai 28 Mei. Sampai hari ini yang sudah mendaftar [ambil formulir] delapan,” ujarnya, Senin (20/5/2024).
Dari delapan pendaftar tersebut, yang sudah mengembalikan formulir sebanyak tujuh orang. satu pendaftar dipastikan tidak mengembalikan formulir karena tidak mendapat izin dari institusi tempatnya bekerja, yakni Yosef Dwikora Krisnianto.
Sedangkan tujuh pendaftar yang sudah mengembalikan formulir meliputi Satya Bilal, Wirmon Samawi, Ricco Survival Yubaidi, Gunawan Hartono, Wawan Hermawan, Antonius Fokky Ardiyanto dan Widi Praptomo.
Baca Juga
Pilkada Jogja, Ini Dia Nama-Nama yang Sudah Dijaring Partai Politik
Putra Tokoh NU Ramaikan Bursa Pilkada Jogja 2024
54 Pendaftar Akan Ikuti Seleksi Panwascam Pilkada Kota Jogja
Ia tidak mematok target khusus hingga penutupan pendaftaran, baik dari sisi jumlah maupun siapa pendaftarnya. “Siapapun boleh mendaftar. Kita masih membuka peluang untuk para tokoh masyarakat di Kota Jogja,” ungkapnya.
Para pendaftar tersebut sebagian besar mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota. Hanya dua pendaftar yang mendaftar sebagai Wali Kota Jogja, yakni Wawan Hermawan dan Satya Bilal. Sebagai partai pemenang dalam pileg Kota Jogja, pihaknya berharap bisa mengajukan bakal calon Wali Kota dari kader internal.
“Kalau kami sebagai partai pemenang pasti pengennya walikota. Harus itu. Persoalan nanti banyak yang daftar wakil walik ota ya gapapa. Kalau dari yang mendaftar kader internalnya Widi, Satya, Gunawan Hartono, Fokki dan Wawan,” katanya.
Dalam pencalonan ini, DPC hanya bertugas menjaring para pendaftar. Untuk rekomendasi partai nanti akan ditentukan oleh DPP PDI Perjuangan. “Prinsipnya DPC diberi ketugasan hanya menjaring. Nanti Keputusan ada di DPP,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
KAI Daop 6 Yogyakarta menertibkan kios liar dan PKL di kawasan selatan Stasiun Yogyakarta untuk mengembalikan fungsi trotoar, jalan, dan area parkir.
Pengenalan produk ini dikemas secara eksklusif melalui sesi Regional Press Gathering yang diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026 bertempat di Astra Motor Saf
Ronald Koeman resmi mundur sebagai pelatih Timnas Belanda usai De Oranje tersingkir di Piala Dunia 2026. Ia mengungkap alasan pribadi terkait kondisi kesehatan
Musim kemarau membuat ular lebih sering masuk permukiman di Sleman. Damkar mencatat 1.176 evakuasi hewan liar dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan.
PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan bek tengah Andy Setyo setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim.