Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, JOGJA–Sejumlah partai politik terus mempersiapkan pencalonan untuk Pilkada Kota Jogja.
Saat ini, PKB telah menjaring sebanyak delapan tokoh baik kader internal maupun eksternal, sedangkan Gerindra masih terus membuka komunikasi dengan tokoh dan partai.
Ketua DPC PKB Kota Jogja, Solehul Hadi, menjelaskan saat ini sudah ada delapan tokoh yang mendaftar di PKB. “Dari hasil pendaftaran ada delapan nama yang mendaftar bakal calon walikota maupun wakil wali kota,” ujarnya, Sabtu (18/5/2024).
Kedelapan tokoh tersebut salah satunya adalah Hanum Salsabiela, anak Amien Rais yang menjabat anggota DPRD DIY 20219-2023 dan juga pengusaha. Kemudian dari kader internal ada Muhammad Yazid Afandi, yang merupakan Ketua PCNU Kota Jogja.
Selanjutnya ada Heroe Poerwadi, mantan Wakil Walikota Jogja; Rico Survival Yubaidi, akademisi dan praktisi hukum; Haryawan Emir Nuswantoro, pengusaha; Amin Purnama, mantan anggota DPRD Sleman; Ariyanto, praktisi pariwisata; Mariana Ulfah, presenter TV.
“Sampai hari ini kami masih tahap komunikasi dengan internal PKB Kota Jogja terkait dengan pengerucutan siapa yang pada akhirnya diberi rekomendasi. Sembari kami lakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol, dengan harapan bisa membangun koalisi,” katanya.
Untuk relasi dengan partai lain, ia mengakui belum ada kesepakatan yang terkait koalisi. “Saat ini baru pada tahap komunikasi politik. Ini suasana masih sangat cair, suasana politik di Kota Jogja juga hangat,” paparnya.
Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Jogja, Sinarbiyat Nujanat, menuturkan sampai saat ini Gerindra Jogja masih terus membuka komunikasi baik dengan bakal calon maupun partai. Gerindra tidak membuka pendaftaran melalui pengambilan formulir seperti beberapa partai lainnya, tetapi lebih mengintensifkan lomunikasi baik formal maupun informal.
“Komunikasi yang intensif saya kira jauh lebih mengena, jauh akan bisa mendalami sejauh mana para kandidat bakal calon punya maksud dan tujuan, sejauh mana kesiapannya, kemudian gambaran untuk menjadi calon pemimpin Kota Jogja seperti apa dan sebagainya,” ungkapnya.
Beberapa tokoh yabngtelah berkomunikasi diantaranya Afnan Hadikusumo, Heroe Poerwadi, Singgih Raharjo dan lainnya. “Kemudian beberapa partai Golkar, PAN, PKS, Nasdem, PPP, kita sudah komunikasi,” kata dia.
Hasil komunikasi ini akan dirangkum yang nantinya akan menjadi bahan untuk DPC Gerindra Kota Jogja ke proses selanjutnya yakni penyaringan di tingkat provinsi. “Saat ini masih sangat cair, belum ada yang mengerucut ke pasangan calon,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.