DPRD Sleman Soroti Data Desil, Minta Pembaruan Berkala
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Ilustrasi pekerja migran - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul (DPKUKMTK) mencatat ada 66 warga Gunungkidul yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). Adapun selama lima bulan terakhir 2024, hanya ada 7 PMI. Faktor ekonomi masih menjadi alasan utama bekerja di luar negeri.
Kepala Bidang Tenaga Kerja DPKUKMTK Gunungkidul, Yohanes Nanang Putranto mengaku perempuan PMI mendominasi tenaga kerja di luar negeri. “Kalau usia, rata-rata pekerja migran Indonesia dari Gunungkidul 18 tahun ke atas lah. Mereka bekerja di sektor industri,” kata Nanang dihubungi, Rabu (22/5/2024).
Nanang menjelaskan bahwa negara tujuan PMI asal Gunungkidul selama ini adalah Malaysia. Hanya, dia tidak mengetahui alasan pemilihan negara sasaran bekerja tersebut.
Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tidak terlibat dalam penyaluran PMI. Pemkab hanya melakukan verifikasi data Calon PMI (CPMI) dan data Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Nanang memastikan Pemkab memberikan pelayanan kepada PMI melalui jalur resmi/legal.
“Kalau terkait pembekalan PMI, bukan kami yang memberi, tapi BP2MI [Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia] Jogja,” katanya.
BACA JUGA: TikTok Sebabkan Tingkat Perhatian Pelajar Menurun
Adapun catatan DPKUKMTK menunjukkan ada total 1.704 pencari kerja sepanjang tahun 2023. Dari jumlah tersebut, 937 orang telah ditempatkan di berbagai perusahaan. Rinciannya, 841 orang ditempatkan di wilayah DIY atau antarkerja lokal (AKL), lalu antarkerja antardaerah (AKAD) ada 30 orang, dan antarkerja antarnegara (AKAN) ada 66 orang. Data tersebut berasal dari kepemilikan kartu kuning atau AK 1.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gunungkidul pada 2023 berada di angka 2,09%. Angka tersebut menunjukkan target penurunan TPT tak tercapai. “Masih di bawah target. Targetnya kan 2,00 persen,” kata Arif.
Hanya, angka pengangguran di Gunungkidul menjadi yang terendah dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di DIY. Di Kulonprogo, angka pengangguran sebesar 2,40%; lalu Bantul di angka 3,78%; Sleman di angka 4,47%; dan Kota Jogja di angka 6,07%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.
Enam Jembatan Garuda telah selesai dibangun di Gunungkidul. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat akses warga, terutama saat musim hujan.