Frans Putros Masuk Skuad Irak untuk Piala Dunia 2026
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menyatakan membutuhkan 2.847 orang Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) pada Pilkada 2024. Mereka akan bertugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih di 1.484 TPS untuk Pilkada mendatang.
Ketua Divisi Teknis KPU Bantul Mestri Widodo mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan terkait jumlah TPS pada Pilkada Bantul, 27 November 2024. Dari hasil pemetaan, ada sebanyak 1.484 TPS yang akan dicoklit untuk Pilkada mendatang.
Sementara, berdasarkan Keputusan KPU No.638 Tahun 2024, lanjut Mestri, pantarlih yang bertugas pada Pilkada 2024 di TPS yang berisi lebih dari 400 pemilih akan ada dua orang pantarlih. Sementara untuk TPS yang berisi kurang dari 400 pemilih maka butuh 1 orang pantarlih.
"Total yang kami butuhkan itu 2.847 orang pantarlih. Dan bekerja hanya satu bulan, mulai 24 Juni 2024 sampai 25 Juli 2024, honornya Rp1 juta" katanya, Jumat (7/6/2024).
Menurut Mestri, Pilkada 2024 tidak bisa disamakan dengan Pilkada 2020. Di mana, pada Pilkada 2020, ada kewajiban terkait dengan pembatasan sosial, sehingga 1 TPS maksimal 500 pemilih.
Karena saat ini kondisinya berbeda, di mana 1 TPS yang akan dicoklit maksimal bisa 800 pemilih, maka angka TPS yang akan dicoklik di angka 1.484 TPS.
Oleh karena itu, Mestri mengaku kemungkinan besar, partisipasi politik di Pilkada kali ini akan tetap tinggi.
BACA JUGA: Jelang Pendaftaran Pantarlih Pilkada 2024, Ini Pesan Bawaslu ke KPU Bantul
"Pengalaman kami pada Pemilu 2024, kami restrukturisasi dari 3.400an TPS, jadi 3.166 TPS, faktanya partisipasi pemilu kami masih diangka 83 persen, tertinggi di DIY," kata Mestri.
Selain dari pengalaman tersebut, Mestri mengaku optimistis tingkat partisipasi masyarakat tetap tinggi karena ada potensi incumbent kembali maju di Pilkada kali ini.
"Tentu ini akan berpengaruh ke angka partisipasi. Dan kemungkinan angka partisipasi di Pilkada masih akan diatas rata-rata nasional," katanya.
Koordinator Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Bantul Wuri Rahmawati mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pantarlih KPU Bantul akan mulai melakukan pengumuman perekrutan calon pantarlih pada 13 sampai 17 Juni 2024.
Sementara penerimaan pendaftaran calon pantarlih mulai 13 sampai 19 Juni 2024. Untuk penelitian administrasi digelar 14 sampai 20 Juni 2024. Setelah itu, dilakukan pengumuman hasil seleksi pada 21 sampai 23 Juni 2024.
"Untuk penetapan nama hasil seleksi pantarlih 23 Juni dan pelantikan pantarlih digelar 24 Juni 2024," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.