Panas Ekstrem Prancis: 2.025 Kematian dan Rumah Sakit Penuh
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kantor Kemenag Kabupaten Bantul memastikan ada dua jemaah haji dari Bumi Projotamansari yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Keduanya, tidak akan dipulangkan ke Tanah Air, melainkan di makamkan di Tanah Suci.
Plh Kepala Kantor Kemenag Bantul, Aminuddin mengungkapkan kedua jemaah haji yang meninggal dunia tersebut adalah Sumartilah Purwo Pardjono, 75, warga Kapanewon Pundong dan Ngatijo Wongso Sentono, 86, warga Kapanewon Kretek, Bantul. Keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah, namun dalam perkembanganya, keduanya tidak tertolong.
BACA JUGA : Sakit, Jemaah Haji Asal Kulonprogo Meninggal di Arab Saudi
Ia menyebut, keduanya meninggal dunia dalam waktu yang berbeda, Sumartilah meninggal pada Jumat (14/6/2024) dan Ngatijo pada Minggu (16/6/2024). "Untuk penyebabnya saya belum bisa mengungkapkan. Tapi kemungkinan karena faktor usia," katanya, Selasa (18/6/2024).
Jenazah kedua jemaah tersebut tidak akan dipulangkan ke Bantul. Melainkan, akan dimakamkan di Makkah. Alasan memakamkan di Makkah karena prosedur dan pembiayaan yang tidak murah.
"Untuk itu akan dimakamkan di Makkah. Tapi, pemakamannya kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Kami sendiri berencana besok akan ke rumah duka," katanya.
Kepala Seksi Pemberangkatan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Bantul Maskur Ashari mengungkapkan, dari 1.044 orang jemaah haji asal Bantul yang ada di Tanah Suci, 35% merupakan jemaah lansia.
BACA JUGA : 18 Jemaah Haji Asal Jawa Tengah Meninggal Dunia di Tanah Suci
Pihak Kemenag telah menyiagakan petugas haji khusus untuk melayani jemaah yang berusia lansia. Selain itu, berangkat ke Tanah Suci, para jemaah kata Maskur, juga telah dilakukan pengecekan kesehatan dan diberikan vaksin meningitis. "Jadi sejak awal memang sudah dilakukan antisipasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut pendekatan deep learning dapat meningkatkan minat baca, literasi siswa, dan memperkuat peran perpustakaan sekolah
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.