Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Ilustrasi Jogja International Kite Festival 2024. Ist/kemenparekraf
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul tidak mematok jumlah wisatawan pada gelaran Jogja International Kite Festival 2024 yang digelar di Pantai Parangkusumo Kretek Bantul, pada 27-28 Juli 2024. Sebab, gelaran tersebut tidak digelar bersamaan dengan libur anak sekolah.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat jawatannya tidak menargetkan jumlah wisatawan pada gelaran yang melibatkan 50 klub nasional dan 22 klub layang-layang dari luar negeri tersebut.
BACA JUGA: Gunung Batu di Tiongkok Dijuluki Ujung Pisau Berkat Bentang Alamnya yang Unik
Alasan pertama, Jogja International Kite Festival 2024 diselenggarakan oleh Dispar DIY. Kedua, kata Ipung-panggilan akrab Markus Purnomo Adi, event internasional tersebut digelar saat anak sekolah sudah mulai masuk sekolah.
"Jadi sangat sulit untuk memprediksi kira-kira berapa yang akan datang. Untuk itu, kami tidak menargetkan berapa nanti yang akan berkunjung," kata Ipung, Kamis (27/6/2024).
Meski demikian, Ipung mengakui jika gelaran yang sama pada 2023 lalu cukup banyak menyedot animo warga untuk berkunjung ke kawasan Pantai Parangtritis. Pihaknya mencatat, tahun lalu, ada 26.874 pengunjung memadati kawasan Pantai Parangtritis saat digelarnya event tersebut.
"Tapi kan waktu itu eventnya bersamaan dengan acara komunitas sepeda motor. Untuk tahun ini, kami tidak bisa memprediksi jumlah pengunjungnya nanti," imbuh Ipung.
Menurut Ipung dengan alasan tersebut, pihaknya hanya bisa memperkirakan jika jumlah pengunjung yang akan datang pada event tersebut kemungkinan akan lebih banyak dari hari Minggu biasa. Dimana pada hari Minggu, biasanya ada sekitar 9.000 pengunjung. "Jadi mungkin diatas angka itu," ucap Ipung.
Kepala Dispar Kabupaten Bantul Saryadi berharap Jogja International Kite Festival 2024 bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bantul. Untuk mengatasi terjadinya kemacetan di sekitar TPR Pantai Parangtritis, pihaknya akan menambah jumlah personel yang melayani pemungutan retribusi.
Selain itu, Dispar juga akan mengoptimalkan keberadaan Jembatan Kretek 2 yang berada di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) nantinya untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan wisata pantai.
"Nanti jika ada kemacetan, nanti arus akan diarahkan ke barat," kata Saryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.