Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi hujan deras disertai angin./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama Minggu (7/7/2024). Seluruh wilayah DIY cerah berawan.
Dari laporan prakiraan cuaca BMKG saat siang hari sebagian wilayah di DIY diprediksi mengalami hujan ringan hingga lebat. BMKG memprediksi suhu panas bisa mencapai 23-32 derajat celcius. Adapun tingkat kelembaban udara berkisar 70 hingga 95.
Berikut ini prakiraan cuaca DIY pada Minggu 7 Juli 2024 ini dikutip dari laman bmkg.go.id:
1. Bantul
Pagi: cerah berawan
Siang: hujan ringan
Malam: berawan
Dini hari: berawan
2. Sleman
Pagi: cerah berawan
Siang: hujan sedang
Malam: berawan
Dini hari: berawan
3. Kulonprogo
Pagi: cerah berawan
Siang: hujan sedang
Malam: berawan
Dini hari: berawan
4. Gunungkidul
Pagi: cerah berawan
Siang: hujan ringan
Malam: berawan
Dini hari: cerah berawan
5. Kota Jogja
Pagi: cerah berawan
Siang: hujan sedang
Malam: berawan
Dini hari: berawan
Itulah prakiraan cuaca Jogja pada hari ini, Minggu 7 Juli 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah mencatat 15.159 pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp1,165 miliar.
Ketergantungan Indonesia pada implan medis impor mencapai 92%-94%. Pakar mendorong penguatan riset, pendanaan, kolaborasi, dan regulasi nasional.
Ketentuan rujukan dan kontrol BPJS Kesehatan kini terintegrasi dengan layanan digital. Simak cara daftar antrean dan aturan jadwal kontrol.
Produksi kolagen kulit mulai turun sekitar 1% per tahun setelah usia 25 tahun. Dokter menjelaskan mekanisme dan risiko stimulasi kolagen.
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.