Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pertanian - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Kota Jogja diminta untuk terus mengupayakan ketahanan pangan di tengah kondisi lahan yang terbatas. Pemkot Jogja pun mendorong pengembangan pertanian lahan sempit sebagai solusinya.
PJ Wali Kota Jogja, Sugeng Purwanto, menjelaskan lahan pertanian di Kota Jogja saat ini tinggal 50 hektare, semakin tergeser dengan pembangunan dan permukiman. “Lahan sawah tinggal tidak lebih dari 50 hektare, peternakan digeser permukiman,” ujarnya, Jumat (19/7/2024).
Meski demikian, warga Kota Jogja tetap didorong untuk mengupayakan ketahanan pangan melalui pertanian. Maka yang bisa dilakukan warga Kota Jogja yakni dengan pertanian lahan sempit. “Kota Jogja berorientasi pertanian lahan sempit seperti budidaya lorong dan sebagainya,” katanya.
Pertanian di Kota Jogja harus menggunakan komoditas yang ramah dengan kondisi geografis Kota Jogja namun tetap bernilai ekonomi. “Komoditas yang tidak terlalu memakan ruang, tapi memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Seperti vertikultur, hidroponik dan sebagainya,” ungkapnya.
Ia menegaskan pertanian di lahan sempit tetap bisa membuahkan hasil yang signifikan asal dikelola dengan baik. “Walaupun di lahan sempit, tidak berarti tidak ada hasil yang signifikan. Kalau dikelola dengan baik, komoditasnya tepat, akan memberikan kontribusi pendapatan masyarakat,” kata dia.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sukidi, menuturkan untuk mendukung kegiatan pertanian lahan sempit warga, pihaknya memfasilitasi dari sisi pelatihan, bimtek maupun event yang mempertemukan pelaku usaha tani dengan konsumen.
“Event itu bertujuan untuk mempromosikan hasil pertanian. Dari pertemuan produsen dan konsumen itu diharapkan akan ada kontak bisnis yang kemudian nanti menyebabkan peningkatan produksi dan permintaan produk pertanian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Survei Kaspersky 2026: 77% pengguna HP rutin update sistem, PC 53%. Simak perbedaan kebiasaan kebersihan digital dan keamanannya
PSS Sleman tertinggal 0-1 dari Madura United di babak pertama. Dimitar Mitkov mencetak gol menit ke-45 setelah sempat dianulir VAR.
Persija unggul 1-0 atas Persib pada pekan kedua Super League 2026/2027. Alexander Jeremejeff mencetak gol pada menit ke-41.
Uni Eropa mulai mewajibkan produsen melaporkan kerentanan siber aktif dalam 24 jam dan notifikasi lengkap maksimal 72 jam.
Janice Tjen absen di Asian Games 2026 karena bentrok dengan WTA 1000 Beijing. Simak alasan dan rekam jejaknya bersama Indonesia.