Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Trans Jogja.ist/X/@transjogja
Harianjogja.com, JOGJA- Beberapa SMP di Kota Jogja gencar melakukan sosialisasi terkait keamanan berkendara. Ini lantaran siswa SMP belum secara legal diperkenankan mengendarai sepeda motor. Untuk itu, siswa diajak untuk bisa memanfaatkan kendaraan umum seperti Transjogja sebagai alat transportasi saat berangkat dan pulang sekolah.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 14 Jogja Rina Purwendri menuturkan keselamatan berkendara bagi anak-anak didiknya menjadi perhatian khusus. Terbukti, edukasi keselamatan berkendara turut menjadi materi yang disampaikan kepada siswa saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan, pihak sekolah tegas melarang siswa mengendarai sepeda motor sendiri untuk berangkat ke sekolah. Reni menganjurkan siswa untuk memanfaatkan Transjogja atau setidaknya diantar oleh orang tua. Sebagai langkah preventif, pihak sekolah kerap melakukan razia secara acak. Sebab, ada beberapa titik parkir di sekitar lingkungan sekolah.
"Terakhir kami menemukan kasus yang bawa motor itu dua tahun lalu," kata Reni.
Jarangnya temuan kendaraan siswa menunjukkan edukasi yang diberikan oleh SMPN 14 Jogja praktis terbilang berhasil. Rina menuturkan kendaraan Transjogja juga sejauh ini telah dimanfaatkan dengan baik oleh siswa. Apalagi, halte Transjogja hanya terletak tepat di depan sekolah. Ini turut mempengaruhi siswa untuk menaiki Transjogja. Meski tak menyebut jumlah pastinya, tapi Rina memperkirakan cukup banyak siswa yang sejauh ini memanfaatkan keberadaan kendaraan umum.
BACA JUGA: Dishub DIY Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
"Setidaknya sebanyak 40 persen diantaranya memanfaatkan tranportasi umum. Meliputi Transjogja dan ojek online," imbuhnya.
Senada dengan Rina, Kepala SMPN 12 Jogja Abdurrahman mengatakan pihaknya juga mengadakan sosialisasi soal pemanfaatan kendaraan umum. Dia turut mendukung upaya penggunaan kendaraan umum mengingat dapat mengurangi polusi udara dan mengurangi kemacetan. Belum lagi, anak akan berisiko tinggi mengalami kecelakaan jika mengendarai sepeda motor.
"Mentalnya belum stabil soal potensi bahaya dan aturan berkendara," tuturnya.
Selain edukasi soal keamanan berkendara, pihaknya juga turut melakukan edukasi terkait perilaku sopan dan disiplin siswa sebagai penumpang.
"Pernah ada audiensi dengan pihak Transjogja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Franchise Danur resmi berakhir setelah 10 tahun dengan film terakhirnya ditonton jutaan orang di bioskop Indonesia.
Di Jogja Financial Festival 2026 anak muda diedukasi interaktif untuk meningkatkan literasi asuransi generasi muda di Jogja.
Aturan baru masuk SD 2026: Anak 5,5 tahun bisa daftar dengan surat psikolog, sekolah dilarang tes calistung. Simak rincian kuota dan syaratnya di sini.
Ekspor Bantul periode Januari-April 2026 capai Rp532 miliar. Simak daftar komoditas unggulan dan upaya Pemkab Bantul menjaga target ekspor di sini.