Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Menghadapi Pilkada Jogja 2024, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Jogja memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra.
“Pada prinsipnya PSI Kota Jogja dan Gerindra berkomitmen untuk memilih dan menentukan calon wali kota dan wakil wali kota Jogja yang berkualitas, memiliki misi dan visi yang berkemajuan dalam membangun kota Jogja sebagai kota berlevel dunia,” ucap Ketua DPD PSI Kota Jogja, Denny Irawan, lewat keterangan resmi, dikutip, Kamis (1/8/2024).
Dalam pertemuan tersebut, ketua DPD PSI Kota Jogja menyerahkan surat resmi dukungan PSI kepada Partai Gerindra dalam memilih dan menentukan calon wali kota dan wakilnya.
Dalam surat tersebut secara tegas PSI Kota Jogja mendukung sepenuhnya, baik secara de facto maupun de jure atas pilihan calon wali kota dan wakilnya yang telah ditentukan oleh Gerindra.
PSI akan ikut bersama-sama memperjuangkan pilihan tersebut pada pilkada November 2024 mendatang.
Diketahui, dalam Pemilu 2024 yang berlangsung Februari lalu PSI Kota Jogja mendapatkan dukungan lebih dari 12.000 suara (4,7%) dari warga Kota Jogja.
"Inilah salah satu modal dukungan konkrit yang akan dibawa oleh PSI dalam dukungan Pilwalkot 2024, intinya mulai hari ini PSI Kota Jogja telah resmi bergandengan tangan satu barisan komando koalisi dengan Gerindra dalam menghadapi Pilkada 2024,” ucap Denny.
Sementara soal nama calon wali kota dan wakil wali kota, Ketua Gerindra Kota Jogja, RM.Sinarbiyat Nujanat mengaku sudah mulai mengerucut dan mendekati titik final.
Hanya saja, dia merasa belum etis dan belum waktunya untuk menyampaikan ke publik saat ini karena banyak pertimbangan. "Toh masih ada beberapa pekan lagi untuk memastikan calon cawali dan cawawali yang sesuai, dengan pilihan kami," ucap Sinarbiyat.
Meski begitu, dia mengaku antara Gerindra dan PSI sudah sepakat mendukung calon pemimpin yang kompeten dan berintegritas. Pasalnya hal itu akan berdampak pada keberlangsungan pembangunan Kota Jogja yang baik dan lebih maju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.