Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Proses evakuasi dan memberikan pertolongan terhadap korban laka laut di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Rabu (17/6). / istimewa Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul. Seorang ibu dan anak asal Laweyan, Kota Solo, terseret ombak saat beraktivitas di area pantai pada Rabu (17/6/2026) siang. Berkat respons cepat petugas SAR yang berjaga, kedua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut terjadi ketika satu keluarga asal Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, menikmati waktu liburan di kawasan Pantai Drini. Saat berada di sisi barat pulau yang menjadi salah satu titik wisata di pantai tersebut, dua anggota keluarga, yakni MR, 4, dan ibunya ZA, 34, tiba-tiba tersapu gelombang besar yang datang dari arah laut dan menyeret keduanya ke bagian yang lebih dalam.
Sekretaris Satlinmas Wilayah 2 Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan petugas yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan penyelamatan begitu mengetahui ada wisatawan yang terseret ombak.
“Begitu melihat ada yang terseret ombak, petugas kami langsung berenang untuk memberikan pertolongan,” kata Surisdiyanto, Rabu (17/6/2026).
Menurut dia, insiden kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan oleh sembilan personel SAR yang saat itu sedang bertugas melakukan pengawasan di kawasan pantai.
Upaya penyelamatan berlangsung cepat sehingga kedua korban berhasil dibawa kembali ke bibir pantai dalam keadaan selamat.
“Keduanya bisa diselamatkan dan dibawa menepi,” ungkapnya.
Meski berhasil dievakuasi, kondisi kedua korban tidak sama. Surisdiyanto menjelaskan sang anak mengalami kondisi fisik yang lemah setelah terseret ombak sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, kondisi sang ibu relatif stabil setelah mendapatkan pertolongan pertama dari petugas.
Setelah berhasil dievakuasi dari laut, kedua korban sempat mendapatkan perawatan awal di pos penyelamatan. Namun, kondisi MR terus melemah sehingga petugas memutuskan untuk merujuknya ke RSUD Saptosari guna mendapatkan penanganan medis lebih intensif.
“Begitu diselamatkan langsung dibawa ke pos untuk perawatan. Tapi, kondisi MR [sang anak] lemas dan kondisinya terus melemah, maka langsung dibawa ke RSUD Saptosari,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron, Marjono, menilai kejadian yang menimpa ibu dan anak di Pantai Drini tersebut harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, wisatawan perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai untuk menghindari risiko kecelakaan laut.
“Kehati-hatian diperlukan agar pengunjung tidak menjadi korban kecelakaan laut,” katanya.
Ia menegaskan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 berkomitmen memberikan bantuan dan melakukan evakuasi apabila terjadi kecelakaan laut di kawasan pantai Gunungkidul. Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas wisatawan juga terus diperkuat guna meminimalkan potensi insiden serupa.
Marjono menjelaskan pengamanan tidak hanya dilakukan dari posko pemantauan. Sejumlah personel juga ditempatkan langsung di area wisata untuk berinteraksi dengan pengunjung sekaligus memberikan peringatan apabila ditemukan aktivitas di zona yang berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan.
“Kami tidak hanya memantau dari posko, tapi juga ada personel yang diterjunkan untuk berbaur dengan pengunjung. Jadi, pada saat bermain di area berbahaya bisa langsung diingatkan,” katanya.
Pengawasan di kawasan Pantai Drini dan sejumlah pantai lain di Gunungkidul terus dilakukan, terutama saat tingkat kunjungan wisatawan meningkat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan laut sekaligus memastikan wisatawan dapat menikmati destinasi wisata pantai dengan lebih aman selama berlibur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.
Vietnam menang 0-2 atas Malaysia pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026. Simak hasil dan peluang kedua tim menuju final.