Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
BPBD Bantul menyalurkan permintaan dropping air bersih ke kapanewon terdampak kekeringan awal Desember 2023./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendistribusikan bantuan air bersih ke lima lokasi yang masyarakatnya terdampak kekeringan atau kesulitan air bersih akibat kemarau selama tahun ini hingga perten gahan Agustus 2024.
"Sampai saat ini sudah ada lima permohonan air bersih dari masyarakat, yang dua lokasi itu karena sumur pompanya rusak. Semua permohonan sudah kami bantu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.
Dia mengatakan lima lokasi yang mengajukan permohonan droping air bersih dan sudah dibantu distribusi itu adalah Kebosungu di Kelurahan Dlingo yang pompanya rusak dan telah dibantu satu tangki air. Kemudian Muntuk di Kelurahan Muntuk karena pompa rusak dan telah dibantu empat tangki.
Kemudian pondok pesantren putri di wilayah Bungsing di Kelurahan Guwosari, Pajangan, karena ketersediaan air tanah berkurang maka didistribusikan sebanyak delapan tangki air. Selain itu Pedukuhan Depok di Kelurahan Gilangharjo Pandak dibantu sebanyak empat tangki air.
"Kemudian untuk wilayah Pedukuhan Rejosari, Kelurahan Terong, terdapat 10 KK (Kepala Keluarga) baru kemarin (13/8) ini kami distribusi dua tangki air," katanya.
BACA JUGA: Kemarau dan Kekeringan Tidak Berdampak pada Pertanian Bantul
Menurut dia, distribusi bantuan air bersih ke wilayah terdampak kemarau atau rawan kekeringan masih akan terus dilakukan BPBD Bantul, termasuk ke wilayah yang masyarakatnya mengajukan permohonan droping air karena ketersediaan airnya menipis.
"Kami masih melihat situasi kondisi di lapangan, misalnya kalau ada permintaan air bersih dari masyarakat. Dan dalam waktu dekat ini kami akan koordinasi internal BPBD dengan PMI (Palang Merah Indonesia) maupun Tagana," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan pada tahun anggaran 2024, BPBD Bantul menyiapkan bantuan air bersih kurang lebih sebanyak 426 tangki, yang diperuntukkan bagi masyarakat yang mengajukan permohonan droping atau terdampak kekeringan akibat kemarau.
"Untuk armada yang kami siapkan dua tangki air bersih. Namun kita berkolaborasi juga dengan PMI maupun Tagana Dinas Sosial Bantul," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.