Mau ke Taiwan? Tarif Visa WNI Resmi Naik per 1 Agustus
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
bus sekolah yang terparkir di Terminal bus Palbapang, pada Senin (19/8/2024) pagi/ Dishub Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul telah menggelar soft launching bus sekolah, Senin (19/8/2024). Namun, jumlah siswa yang terlayani pada hari pertama pengoperasiolan bus sekolah masih minim.
Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, bus sekolah telah beroperasi sejak Senin (19/8/2024) pukul 06.00 WIB. Bus tersebut menempuh rute dari Terminal Palbapang menuju SMP Negeri 1 Pandak, SMP Negeri 3 Pandak, SMK Cokroaminoto Pandak, SMP Negeri Pajangan dan SD N Sendangsari Pajangan, SMK Negeri 1 Pajangan, SD Negeri Trucuk, SD Negeri Sungapan, SD Negeri Sukoharjo, SD Negeri Krapyak dan berakhir di SD Negeri 1 Sedayu.
BACA JUGA : Bus Sekolah Mulai Beroperasi Juni 2024 di Bantul, Ini Persiapannya
"Dan, dari evaluasi, ternyata penumpangnya tadi pagi masih minimal. Kurang dari lima anak," kata Singgih, Senin (19/8/2024).
Oleh karena itu, Singgih mengaku pada pekan ini, Dishub Bantul akan mengundang sekolah yang dilalui oleh bus sekolah. Diharapkan, dalam pertemuan tersebut didapatkan penyebab kenapa jumlah siswa yang menggunakan bus sekolah masih minimal.
"Apakah belum terinfokan ke siswa dan wali murid. Karena, kemarin kan sekolah-sekolah sudah menyatakan siap untuk menyebarluaskan informasi ini ke seluruh siswanya," katanya.
Singgih mengaku Dishub juga akan berkoordinasi dengan Disdikpora Kabupaten Bantul agar keberadaan bus sekolah bisa dioptimalkan untuk mengangkut siswa sekolah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. "Nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut. Harapannya, nantinya ada peningkatan jumlah siswa yang menggunakan bus sekolah," harap Singgih.
BACA JUGA : Siswi SMAN 1 Wonogiri Meninggal Dunia, Jatuh Saat Menumpang Bus Berangkat ke Sekolah
Singgih mengungkapkan, dua bus sekolah yang dioperasionalkan merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. Satu armada bus berwarna putih dan satu bus berwarna kuning dengan kapasitas 25 tempat duduk tersebut juga telah diuji rute. "Satu bus operasional sebelum jam masuk sekolah dan satu bus dioperasionalkan sebelum pulang sekolah," ucap Singgih.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menambahkan, layanan bus sekolah gratis. Sebelum dioperasionalkan, keberadaan bus sekolah telah disosialisasikan kepada sekolah yang akan dilewati. "Uji rute juga telah dilakukan. Kami harapkan keberadaan bus ini bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar," katanya.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Bantul Retno Yuli Astuti mengapresiasi langkah dari Dishub Bantul terkait pengoperasionalan dua armada bus sekolah. "Karena tujuan dari bus sekolah adalah mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.