In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Rony Wijaya Indra Gunawan (tengah) bersama dengan Sekretaris DPC PDIP Bantul Hanung Raharjo dan Ketua Bapilu DPC PDIP Bantul Rajut S/ Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Ketua DPC Partai Demokrat Bantul yang juga bakal calon wakil bupati Bantul, Rony Wijaya Indra Gunawan akhirnya membeberkan alasanya untuk meninggalkan Abdul Halim Muslih dan lebih memilih sebagai bakal calon Wakil Bupati Bantul pasangan Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Budi Purnomo pada Pilkada Bantul 2024.
Diketahui sebelumnya, Rony telah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk menjadi calon wakil bupati Bantul mendampingi bakal calon bupati Bantul yang juga ketua DPC PKB Bantul, Abdul Halim Muslih.
"Ya, komunikasi politik ya, kami ambil mana yang cepat. Karena, biasa karena orang ekonomi ya, sat set, kan Mas. Walaupun tetap dengan memperhitungkan kekuatan," kata Rony, Kamis (22/8/2024).
Rony menceritakan jika sebelumnya, dia dan partai memang menjalin kesepakatan dengan PKB serta Abdul Halim Muslih untuk maju pada Pilkada Bantul 2024. Bahkan, DPP Partai Demokrat telah mengeluarkan surat rekomendasi yang berisi Rony mendampingi bakal calon bupati dari PKB, Abdul Halim Muslih.
"Tetapi, kita tahu sendiri, kemarin seperti apa dengan PKB. PKB ternyata mengingkari MoU yang telah kita sepakati. Karena dalam hal ini, kita pegang muruah partai. ya, tentunya kita punya kans untuk maju," ungkap Rony.
"Karena ketidakjelasan MoU kemarin, sehingga kami merapat untuk berkomunikasi.”
Rony menambahkan, setelah pengumuman paslon dari DPP PDIP, dirinya yang saat ini di Jakarta akan langsung ke DPP Partai Demokrat untuk mengurus perubahan rekomendasi pasangan calon.
Jika sebelumnya, Rony berpasangan dengan calon bupati Abdul Halim Muslih, maka akan diubah menjadi Rony sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi bakal calon PDIP, Joko Budi Purnomo. "Setelah ini langsung ke DPP. Berkas untuk pendaftaran juga sudah saya siapkan. Tinggal urus rekomendasi dari DPP," ucap Rony.
BACA JUGA: DPP PDIP Resmi Beri Rekomendasi ke Joko Purnomo-Rony
Sementara, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Bantul, Rajut Sukasworo usai pengumuman dari DPP, pihaknya akan langsung berkonsolidasi antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. "Dan, rekomendasi dari DPP Demokrat hari ini juga akan keluar," kata Rajut.
Setelah itu, Rajut mengaku PDIP akan berkomunikasi dengan partai politik lainnya yang bersedia bekerja sama dengan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat untuk memenangkan paslon Joko Purnomo dan Rony Wijaya. "Untuk partainya apa, nanti akan kami umumkan dalam waktu dekat," ucap Rajut.
Terpisah, Sekretaris DPC PKB Bantul yang juga ketua tim 9 PKB Bantul Subhan Nawwawi memilih irit bicara. "Ya, saya hormati keputusan dari pak Rony," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.