iPhone Air 2 Bocor, Bawa Chip 2nm dan Kamera Ultrawide 48 MP
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Keputusan Ketua DPC Partai Demokrat Bantul, Rony Wijaya Indra Gunawan berpasangan dengan bakal calon bupati Bantul dari PDIP, Joko Budi Purnomo pada Pilkada Bantul, membuat peluang bakal calon wakil bupati Aris Suharyanta mendampingi Abdul Halim Muslih semakin menguat.
Ketua Tim 9 PKB Bantul yang juga sekretaris PKB Bantul Subhan Nawawi mengungkapkan dirinya menghormati keputusan politik dari Rony Wijaya yang memilih mendampingi Joko Budi Purnomo.
Meskipun, diakui oleh Subhan, Rony Wijaya saat ini adalah satu dari dua nominator bakal calon wakil bupati Bantul mendampingi Abdul Halim Muslih pada Pilkada mendatang. Selain, Rony, sejauh ini ada bakal calon wakil bupati dari Gerindra Aris Suharyanta yang masuk dalam nominasi mendampingi Abdul Halim Muslih.
Oleh karena itu, dengan keputusan telah bergabungnya Rony, diakui oleh Subhan peluang yang ada tinggal Aris Suharyanta.
"Akan tetapi semua nanti tergantung dari DPP. Karena yang mengeluarkan rekomendasi adalah DPP PKB," kata Subhan, Kamis (22/8/2024).
Menurut Subhan, sejatinya ini nama-nama nominasi baik Rony Wijaya maupun Aris Suharyanta sudah disampaikan ke Tim 9 DPW PKB DIY. Bahkan, saat ini nama-nama tersebut sudah dikirimkan ke DPP PKB untuk dipilih mendampingi Abdul Halim Muslih pada Pilkada Bantul.
"Untuk rekomendasi sendiri, sejauh ini memang belum turun. Kami masih menunggu," kata Subhan.
Sementara bakal calon wakil bupati dari Gerindra, Aris Suharyanta mengakui jika peluang besar untuk mendampingi Abdul Halim sangat besar, menyusul keputusan Rony Wijaya mendampingi Joko Budi Purnomo.
"Hanya saja, saya serahkan hal itu ke DPP PKB. Karena keputusan ada di sana. Dan, sampai saat ini juga belum ada rekomendasi dari DPP PKB," kata Aris.
Aris juga menyatakan, saat ini rekomendasi dari DPP Partai Gerindra untuk mengusung dirinya dengan Abdul Halim Muslih juga belum keluar. "Ya, kan nunggu dari PKB. Begitu rekomendasi dari PKB keluar, nanti akan dibarengi dari DPP Gerindra," kata Aris.
Terpisah, Rony Wijaya Indra Wijaya menyatakan keputusannya mendampingi Joko Purnomo sebagai calon wakil bupati Bantul tidak lepas dari belum ada kejelasan dari calon bupati Bantul dari PKB yakni Abdul Halim Muslih.
Padahal, sejauh ini usaha dari Rony untuk bisa mendampingi Halim terbilang sudah optimal. Usai melakukan MoU, Rony juga telah mendapatkan surat rekomendasi dari DPP Partai Demokrat untuk mendampingi Abdul Halim Muslih.
Namun, dalam perkembangannya, Abdul Halim Muslih masih menggantung keputusannya, karena menunggu keputusan dari Tim 9 PKB Bantul, Tim 9 DPW PKB DIY dan rekomedasi DPP PKB. Disisi lain, ada nominasi lain, yakni Aris Suharyanta dari Gerindra yang ikut memperebutkan tiket bakal calon wakil bupati mendampingi Abdul Halim Muslih.
"Makanya, kami berkomunikasi dan merapat ke PDIP. Ya itu karena PKB mengingkari MoU yang telah kami buat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.