Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan Pemkab telah berinvestasi Rp14 miliar sejak 2016–2024 untuk pengadaan sumber air bersih. Total ada 82 kalurahan yang menjadi sasaran investasi tersebut.
Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Gunungkidul, Fajar Nugroho mengaku Pemkab telah berupaya untuk terus memperluas akses air bersih ke masyarakat Gunungkidul. Salah satu upaya yang ditempuh adalah melalui Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Pada 2024, sasaran Pamsimas mencakup enam kalurahan dengan penambahan sambungan rumah (SR) sebanyak 994 SR.
Menurut Fajar, capaian air minum layak saat ini telah menyentuh 90,59%. Sebab itu, kolaborasi menjadi kunci untuk mencapai 100% akses air bersih di Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani beru dapat mengintervensi persoalan air sebesar 25%. Pemenuhan sisanya dilakukan oleh Pamsimas.
Dia menegaskan Pemkab akan terus berupaya agar masyarakat Gunungkidul dapat mengakses air bersih. Akses air bersih melalui fasilitas-fasilitas sebagaimana dilakukan PDAM dan Pamsimas dia harapkan menghentikan dropping air di masa mendatang.
Purnawirawan TNI AD ini juga baru saja meresmikan tiga titik Pamsimas yaitu di Kalurahan Tegalrejo dan Sampang, Gedangsari dan Kalurahan Salam, Patuk.
Lurah Tegalrejo, Sarjono mengaku program Pamsimas di daerahnya merupakan kali kedua dilakukan. Tahun ini, ada satu titik pembangunan sumber air bersih dengan total biaya Rp512 juta. Biaya ini digunakan antara lain untuk uji laboratorium material sebesar Rp400 juta, APBKal pengadaan SR sebesar Rp25 juta, dan partisipasi masyarakat sebesar Rp87 juta.
Dengan adanya program tersebut, dia mengaku setengah dari total 2.637 KK di Tegalrejo, dapat mengakses air bersih.
Adapun Lurah Sampang, Suharman mengatakan pembangunan Pamsimas baru di kalurahannya menghabiskan total dana Rp476 juta, yang digunakan untuk melayani tiga padukuhan. Saat ini, ada 1.122 KK dari enam padukuhan dapat mengakses air bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.