DPRD Sleman Evaluasi Kampus Mitra Program Beasiswa Sleman Pintar
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman menyampaikan seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II masih dibuka hingga Selasa (7/1/2025). Per Jumat (3/1/2025) ada 2.000 pendaftar CPPPK.
Kepala BKPP Sleman, R. Budi Pramono mengatakan apabila tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran, maka pendaftaran CPPP Tahap II hanya dilayani hingga Selasa pekan depan. Adapun formasi CPPPK Tahap II sama dengan Tahap I, yaitu 589 formasi.
Dari jumlah tersebut, rinciannya, yaitu jabatan fungsional teknis sebanyak 459 formasi, jabatan fungsional teknis guru sebanyak 103 formasi dan jabatan fungsional Kesehatan sebanyak 28 formasi.
Seleksi calon PPPK ini masih memprioritaskan eks Tenaga Honorer K2 (THK2) dan tenaga non-ASN yang terdata di database milik BKN. Adapun jumlah THK2 ada sekitar 300 orang dengan beberapa di antaranya diterima dalam seleksi calon PPPK Tahap I 2024. Pramono meminta agar eks THK2 dan tenaga non-ASN segera mendaftar calon PPPK Tahap II.
“ASN ada 9.500-an di lingkungan Pemkab Sleman. Padahal kebutuhan kami 16.000 lebih kalau mendasarkan pada analisis beban kerja,” kata Pramono dihubungi, Jumat (3/1/2025).
Disinggung mengenai kesempatan peserta yang gagal dalam seleksi calon PPPK Tahap I, Pramono mengaku peserta tidak dapat mengikuti seleksi Tahap II. Ihwal kejelasan status peserta gagal seleksi, dia mengatakan Pemkab Sleman masih menunggu arahan lanjutan dari Pemerintah Pusat.
BACA JUGA: Pemda DIY Umumkan Dua Lembaga Baru, Efektif Mulai 1 Januari 2025
Lebih jauh, Pramono menyampaikan hasil seleksi atau peserta lolos calon PPPK Tahap I dapat diakses di situs web bkpp.slemankab.go.id. Selama tahapan seleksi calon PPPK Tahap I, total ada 1.862 pendaftar. Dari jumlah itu, ada sepuluh orang tidak lolos administrasi.
“Guru prioritas satu yang menggunakan nilai seleksi calon PPPK 2021 ada 128 orang. Terus peserta ikut seleksi kompetensi atau ujian ada 1.719 orang. Ada tiga orang tidak hadir atau terlambat,” katanya.
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto telah memberi imbauan sejak seleksi calon PPPK Tahap I bahwa masyarakat perlu berhati-hati mengenai penipuan berkedok penerimaan pegawai pemerintah.
Tidak ada pihak yang dapat meloloskan peserta. Pasalnya, Pemerintah Pusat menangani langsung proses seleksi menggunakan aplikasi berbasis daring, sehingga terpantau jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.