Kalitalang dan Plunyon Diserbu Wisatawan saat Tren Trail Run
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Ilustrasi menu makan bergizi gratis. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Komando Resort Militer (Korem) 072/ Pamungkas di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman direncanakan mulai menggelar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (13/1/2025). SPPG telah memiliki rencana komposisi makanan.
Kepala SPPG Korem 072/ Pamungkas, Ridhlo Juan Alfanani mengatakan komponen makanan yang akan dihidangkan ke sekolah-sekolah sasaran mencakup nasi, ayam goreng, sayur buncis atau kacang panjang, buah, dan air minum. Khusus air minum, Ridhlo sama sekali belum memiliki gambaran apakah akan menyediakan susu atau tidak.
“Tapi komponen makanan itu masih rencana ya, belum bisa dipedomani. Minum juga kami belum tahu akan menyediakan apa,” kata Ridhlo ditemui di Dapur Umum, Minggu (12/1/2025).
Ridhlo menambahkan suplier bahan baku tersebut berasal dari sebuah koperasi yang berada di Kota Jogja. Dia belum dapat menyampaikan koperasi yang dimaksud.
Dalam pelaksanaan MBG hari pertama di Bumi Sembada, Badan Gizi Nasional (BGN) berencana memulai di Kapanewon Depok, Cangkringan, Kalasan, dan Sleman. Pelaksanaan MBG ini melibatkan mitra sebagai katering pendistribusi makanan.
Kata Ridhlo ada dua mitra BGN yang akan ikut sebagai dapur umum dan pendistribusi makanan. Dia belum dapat menyampaikan mitra tersebut. Hanya, satu di antaranya adalah CV Royal Palam Kalasan.
BACA JUGA: Pelaksanaan MBG di Bantul Kemungkinan Batal Digelar Pekan Depan
Melalui pengamatan lapangan, situasi Dapur Umum SPPG Korem 072/ Pamungkas di Jalan Kaliurang Kilometer (Km) 5,8 sepi. Tidak ada aktivitas sama sekali. Dapur juga tertutup. Ridhlo membuka pintu setelah Harianjogja.com mengetuk pintu tersebut. Dia menyampaikan petugas dapur akan siaga di Dapur Umum apabila pelaksanaan MBG telah bergulir secara rutin.
Menurut Ridhlo, pelaksanaan MBG pada Senin (13/1/2025) masih sebatas rencana. Ada kemungkinan penundaan oleh BGN. Pasalnya, mobil distribusi makanan juga belum datang hingga sekarang.
“Keputusan dari BGN. Pelaksanaan MBG juga tergantung kesiapan dapur masing-masing. Armada sebagai mobil distribusi belum datang. Itu dari Pusat. Kurang mobil saja kalau untuk Dapur di sini,” katanya.
Ridhlo pada kesempatan sebelumnya sempat menyampaikan SPPG bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan petani setempat dalam menyediakan bahan baku makanan. Menu makanan tiap wilayah sasaran program akan berbeda-beda.
Komandan Kodim 0732/ Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah mengatakan ada sekitar 3.000 siswa yang menjadi sasaran program MBG di Kapanewon Depok. Jumlah tersebut menyesuaikan kapasitas produksi satu dapur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.