Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Pertamina Patra Niaga bersama Pemda DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan di wilayah DIY, Selasa (11/2/2025).ist/pertamina
Harianjogja.com, JOGJA– Untuk memastikan stok LPG 3 Kg dalam kondisi aman dan disalurkan secara tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga bersama Pemda DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pangkalan di wilayah DIY.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Yuna Pancawati mengungkapkan sidak dilakukan di pangkalan LPG 3 Kg di antaranya berada di Desa Kacoran, Desa Sukoharjo, dan Desa Donoharjo Kabupaten Sleman. Hal itu dilakukan untuk monitoring penyaluran LPG 3 Kg kepada masyarakat, khususnya di titik pangkalan resmi.
BACA JUGA: ORI Temukan Distribusi LPG 3 Kg Tidak Seimbang di Sejumlah Daerah Termasuk DIY
”Selain stok, kami juga ingin memastikan penyalurannya tepat sasaran dan sesuai dengan prosedur serta ketentuan subsidi LPG yang telah ditetapkan. Baik untuk konsumen langsung maupun subpangkalan atau pengecer,” katanya, Selasa (11/2/2025).
Dia menemukan stok tabung LPG di beberapa pangkalan yang dikunjungi dalam keadaan aman dan dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp18.000.
”Apabila terdapat pangkalan yang beroperasi tidak sesuai dengan prosedur, misalnya menjual di atas HET, tentunya dari Pertamina tidak segan untuk memberikan sanksi dan pembinaan,” tambah Yuna.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan bahwa terdapat banyak pangkalan LPG 3 Kg yang beroperasi di wilayah DIY.
”Setidaknya 7.809 pangkalan LPG 3 Kg tersebar di setiap desa di kota dan kabupaten DIY. Jumlahnya cukup banyak dan merata di tengah pemukiman warga,” tuturnya.
Taufiq menambahkan, Pertamina telah mengembangkan sistem informasi untuk melacak keberadaan pangkalan LPG terdekat dari lokasi masyarakat yang bisa diakses melalui smartphone.
”Caranya sangat mudah, masyarakat bisa mengaksesnya di website dengan laman ptm.id/infolpg3kg kemudian klik lokasi pangkalan LPG 3 Kg, setelah itu akan langsung diarahkan dengan beberapa opsi lokasi pangkalan LPG 3 Kg terdekat melalui Google Maps,” terangnya.
Selain itu, Taufiq juga mengungkapkan bahwa Pertamina telah melakukan penambahan fakultatif pasokan LPG 3 Kg di wilayah DIY. ”Ada setidaknya 95.400 tabung LPG 3 Kg tambahan fakultatif yang disalurkan sejak 5 hingga 11 Februari 2025 di 5 kota dan kabupaten di DIY,” imbuhnya.
Hal itu, tentu setelah berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah setempat. ”Kami bersama-sama dengan Pemda setempat saling berkoordinasi untuk memberikan rasa aman terhadap kebutuhan tabung LPG masyarakat. Untuk itu kami imbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir hingga melakukan panic buying,” kata Taufiq.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
DJP memberikan keringanan sanksi pajak hingga 100%. Simak tujuh jenis sanksi, syarat pengajuan, dan batas waktu permohonannya.
PERDAMI menyebut sekitar 2,95 juta peserta CKG mengalami gangguan mata. Katarak dan gangguan refraksi perlu ditangani sejak dini.
Wamenkeu Juda Agung menyebut Indonesia punya waktu 10-15 tahun memanfaatkan bonus demografi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%.
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.