HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 18 Agustus 2026 02:37 WIB
HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman

IDM meresmikan Rumah Layak Huni (RLH) untuk Kroniah, 70, warga Dusun Grembulgede, Selomartani, Kalasan, Sleman, Senin (17/8/2026).

Harianjogja.com, SLEMAN — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi InJourney Destination Management (IDM) untuk memperkuat kontribusi bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), IDM meresmikan rumah layak huni (RLH) bagi Kroniah, warga Dusun Grembulgede, Selomartani, Kalasan, Sleman, Senin (17/8/2026).

Rumah milik Kroniah sebelumnya merupakan bangunan sederhana berukuran 6 x 7 meter dengan dinding anyaman bambu atau gedhek, lantai plester, serta genteng yang telah lapuk. Hunian tersebut juga belum memiliki kamar tidur dan fasilitas kamar mandi yang memadai.

Kini, kondisi rumah tersebut berubah jauh lebih baik. Melalui program RLH, rumah Kroniah dibangun menjadi bangunan permanen dengan lantai keramik, dua kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, dan dapur bersih.

Peresmian rumah dilakukan Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan bersama jajaran direksi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Febrina mengatakan keberadaan perusahaan di kawasan destinasi wisata tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan pariwisata. Menurutnya, keberadaan destinasi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

“Keberadaan kami di sini tidak hanya sekadar mengelola sebuah destinasi, tapi yang terpenting adalah bagaimana keberadaan TWC itu dapat memberikan manfaat terutama bagi masyarakat di sekitar, baik manfaat sosial maupun manfaat ekonomi,” katanya.

Dia menambahkan program pembangunan rumah layak huni merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Menurut Febrina, rumah yang kini ditempati Kroniah merupakan RLH ke-56 yang dibangun TWC melalui program sosial tersebut. "Program ini telah berjalan sejak 2016 dan menyasar warga kurang mampu di sekitar kawasan wisata Candi Prambanan maupun Candi Borobudur," paparnya.

Libatkan Masyarakat

Pembangunan rumah Kroniah berlangsung selama sekitar tiga bulan. Dalam prosesnya, masyarakat sekitar turut terlibat dan bergotong royong sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan hunian yang lebih layak, tetapi juga memperkuat kepedulian dan solidaritas antarwarga.

Perwakilan Panewu Kalasan, Sidi Nugroho, mengapresiasi bantuan pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, program seperti RLH memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong semangat gotong royong.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang sudah bekerja sama, bahu-membahu demi terwujudnya rumah layak huni ini. Tentunya kami sangat mengharapkan program-program ini bisa menyasar masyarakat kami yang membutuhkan,” katanya.

Sidi berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah wilayah, dan masyarakat dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat.

Bagi Kroniah, bantuan tersebut memberikan perubahan besar dalam kehidupannya. Rumah yang sebelumnya sederhana dan memiliki keterbatasan fasilitas kini menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

“Dulu kondisi rumah saya masih sederhana, sekarang sudah jauh lebih baik, lebih nyaman, dan lebih aman untuk ditempati. Saya juga senang karena sekarang sudah punya kamar dan kamar mandi. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ujar Kroniah.

Pariwisata Harus Beri Dampak Positif

Febrina menegaskan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan destinasi wisata. Karena itu, pengelolaan destinasi tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata bagi pengunjung, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program RLH menjadi salah satu bentuk implementasi komitmen TJSL IDM untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online