Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Ilustrasi medis./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Seluruh puskesmas di Jogja dipastikan siap melayani program cek kesehatan gratis (CKG) bagi masyarakat tanpa menunggu mereka berulang tahun.
"Per Maret yang ulang tahun tetap bisa mendaftar. Tapi, bagi warga yang belum ulang tahun juga boleh mendaftar," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Waryono saat dihubungi di Jogja, Jumat (7/3/2025).
Dengan cakupan layanan CKG yang diperluas, Dinkes Kota Jogja telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar.
"Kalau ada lonjakan pendaftar, kami sudah berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk memastikan tenaga kesehatan cukup dalam melakukan skrining kesehatan," kata Waryono.
Dinkes Kota Jogja, kata dia, akan memprioritaskan pemeriksaan bagi kelompok lanjut usia (lansia) yang jumlahnya mencapai 35.000 orang.
"Artinya, baik yang ulang tahun maupun yang belum ulang tahun tetap bisa ikut. Namun, kami akan fokus terlebih dahulu pada lansia," ucapnya.
Sejak program CKG digelar serentak pada 11 Februari 2025, menurut Waryono, animo warga Kota Jogja cukup tinggi.
Tercatat, sebanyak 1.214 warga telah mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, dengan 617 orang telah menerima layanan kesehatan gratis di 18 puskesmas di Kota Jogja saat mereka berulang tahun.
"Karena yang bisa sebelum ulang tahun kan baru kemarin kami umumkan. Akan kami rencanakan nanti per puskesmas harus mengadakan rutin, tapi jangan sampai benturan dengan pelayanan umum," tutur dia.
BACA JUGA: Anggaran Habis Terpangkas, DPUPRKP Gunungkidul Hanya Tambal Jalan Jelang Lebaran
Saat ini, ujar Waryono, masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini dapat mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat atau langsung datang ke puskesmas dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) tanpa menunggu hari ulang tahun.
Melalui program CKG, warga yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan akan otomatis didaftarkan, selama mereka berdomisili di Kota Jogja.
Sebelumnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan masyarakat sudah bisa menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebelum hari ulang tahun per 1 Maret 2025.
"Kami mulai Maret ini sudah tidak lagi harus pada saat tanggal ulang tahun, jadi sudah bisa sampai satu tahun ke depan untuk mulai melakukan pemeriksaan, satu kali dalam setahun untuk semua masyarakat," katanya di Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
KPK menyebut status residivis Fahd Arafiq dapat menjadi pertimbangan pemberatan hukuman setelah tiga kali terjerat perkara korupsi.
Presiden Prabowo Subianto menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai bersama pelajar dan Pramono Anung. Layanan untuk masyarakat mulai 17 September.
PBB mengecam serangan Houthi ke infrastruktur sipil dan energi Arab Saudi serta mendesak keamanan pelayaran di Laut Merah.
Kota Magelang didorong menjadi percontohan integrasi CKG dan penanganan TBC untuk mempercepat penemuan serta pengobatan kasus.
Kelurahan Patangpuluhan melatih pengurus Bank Sampah mengolah galon bekas menjadi hiasan bunga bernilai guna dan ekonomi.