TVRI Siarkan Langsung Chelsea Vs AC Milan di GBK
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Ilustrasi. /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa wilayah di DIY bakal terkena jadwal pemadaman listrik pada Selasa (15/4/2025). Masyarakat yang berada di wilayah terkena pemadaman listrik segera bersiap dengan segala sesuatu untuk mengantisipasi pemadaman listrik untuk keperluan pemeliharaan jaringan.
Berdasarkan akun resmi @plnjogja menyampaikan sejumlah informasi jadwal pemeliharaan jaringan distribusi PLN yang akan dilakukan di sejumlah titik. Adapun wilayah yang bakal terkenal pemadaman antara lain :
Bantul - Kawasan Wonolelo sampai Kaligatuk serta Perumahan Perwita Regecy akan mengalami pemadaman listrik mulai pukul 10.00-13.00 WIB.
Kota Jogja- Kawasan Kolombo, Puskesmas Depok 3 dan sekitarnya akan mengalami pemadaman listrik mulai pukul 10.00-13.00 WIB.
Wates - Kawasan Sendangsari, Clereng hingga Tanggulangin akan mengalami pemadaman listrik mulai pukul 10.00-13.00 WIB.
Kalasan- Kawasan Prambanan sampai Candi Ijo akan mengalami pemadaman listrik mulai pukul 10.00-13.00 WIB.
PLN memastikan jadwal pemadaman tersebut bisa berubah sewaktu-waktu dengan menyesuaikan kondisi petugas di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.