Abidin Fikri Sebut Pemuda Terdampak Problem Bangsa, Bukan Biang Masalah
Abidin Fikri mengingatkan pemuda ikut terdampak problem bangsa dan menyoroti pentingnya keteladanan pemimpin dalam menyiapkan generasi menuju 2045.
Petugas PLN / Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah di Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan mengalami pemadaman listrik sementara pada Kamis (18/6/2026) siang. Pemadaman ini dilakukan sebagai bagian dari program pemeliharaan jaringan yang digelar oleh PLN guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.
PLN menyampaikan bahwa penghentian aliran listrik bersifat sementara dan hanya berlangsung selama proses pekerjaan berlangsung. Masyarakat diimbau untuk bersiap dan menyesuaikan aktivitas selama jadwal pemadaman berlangsung.
Berdasarkan informasi resmi, pemeliharaan jaringan listrik akan dilakukan mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini berada dalam wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan Wonosari.
Adapun sejumlah lokasi yang terdampak berada di wilayah Gunungkidul, meliputi Padukuhan Serpeng Pacarejo, Pakel Hargosari, Mojosari Hargosari, Prigi Hargosari, Mentel Hargosari, Cabean Ngestirejo, Sidoharjo, Bintaos Sidoharjo, Klepu Sidoharjo, hingga Desa Sumberwungu.
PLN menjelaskan bahwa pemeliharaan jaringan ini penting dilakukan secara berkala untuk mencegah gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik lebih luas. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Pemeliharaan ini bertujuan menjaga kelancaran distribusi listrik dan meminimalkan potensi gangguan di kemudian hari,” tulis keterangan resmi PLN.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penghentian sementara layanan listrik ini. Namun demikian, pelanggan tidak perlu khawatir karena apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, aliran listrik akan langsung dinormalkan kembali tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan ketenagalistrikan selama aktivitas sehari-hari. PLN mengimbau agar warga tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman minimal yang disarankan adalah 2,5 meter dari jaringan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, tidak melempar benda asing ke arah jaringan, serta tidak melakukan penebangan pohon di dekat jaringan listrik tanpa koordinasi dengan petugas PLN.
Langkah-langkah ini penting guna mencegah potensi bahaya kelistrikan yang dapat merugikan masyarakat maupun mengganggu pasokan listrik secara luas.
Dengan adanya pemeliharaan rutin ini, PLN berharap keandalan sistem kelistrikan di wilayah Gunungkidul dan sekitarnya tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik yang stabil dan aman setelah pekerjaan selesai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abidin Fikri mengingatkan pemuda ikut terdampak problem bangsa dan menyoroti pentingnya keteladanan pemimpin dalam menyiapkan generasi menuju 2045.
Marc Marquez mengoleksi 374 poin setelah finis kedua di Sprint MotoGP Malaysia 2026. Ia kini unggul 19 poin atas Jorge Martin.
Survei SNEF menunjukkan 85 persen penggunaan AI dalam fungsi SDM di Singapura masih memerlukan konfirmasi manusia, terutama untuk keputusan penting.
PSIM Jogja mematangkan persiapan selama sepekan jelang melawan Borneo FC. Guntur mewaspadai kedalaman skuad dan keberadaan Reva Adi.
LPDP membuka tujuh program beasiswa Co-Funding 2026 untuk S2 dan S3 di lima negara. Simak kampus tujuan, syarat usia, skor bahasa Inggris, dan jadwal seleksi.
PCA Ngampilan menggelar Temu Lansia DCLA Siti Walidah yang diikuti 200 peserta, disertai pemeriksaan kesehatan gratis dan kajian keagamaan.