PSIM Jogja Kejar Striker Asing, Negosiasi Masuk Tahap Krusial
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mempertahankan bek asal Jepang, Yusaku Yamadera untuk berlaga di Liga 1 musim 2025/2026. Tak tanggung-tanggung, ia dikontrak dua musim bersama tim berjuluk Laskar Mataram ini.
Yusaku menjadi pemain kedua yang diresmikan secara resmi setelah striker Brazil, Rafael Rodrigues. Sama seperti Rafa, pemain yang akrab disapa Saku ini merupakan pemain vital PSIM selama Liga 2 2024/2025 lalu.
Bek berusia 27 tahun ini tak tergantikan di bawah dua asuhan pelatih kepala musim lalu, Seto Nurdiantoro dan Erwan Hendarwanto.
Sepanjang musim lalu, Saku mencatatkan 2.082 menit bermain dari 23 laga serta mencatatkan tiga assist dan hanya menerima tiga kartu kuning.
Yusaku mengaku bersyukur dapat membela Laskar Mataram dalam dua musim ke depan. Ia menilai, bermain di PSIM adalah keputusan terbaik baginya dan bertekad akan menampilkan yang terbaik pada kompetisi mendatang.
“Pertama-tama, saya sangat mengapresiasi kesempatan bermain sebagai pemain PSIM untuk musim depan di Liga 1. Tidak ada pilihan lain bagi saya, karena pilihan ini adalah yang terbaik bagi saya,” ujar Yusaku melalui keterangan resmi, Sabtu (14/6/2025).
Tak lupa, ia turut mengapresiasi dukungan maksimal suporter yang selalu memadati stadion setiap PSIM berlaga. Saku mengaku tak sabar kembali bermain di hadapan ribuan suporter di stadion.
BACA JUGA: Driver Grab Kena Potongan Tarif Aplikasi 20 Persen, Ini Penjelasan Rincinya
“Saya masih bisa bermain dengan para pendukung PSIM yang luar biasa dan berkesempatan untuk mengukir sejarah baru di Liga 1. Saya akan menunjukkan yang terbaik dan pasti akan melakukannya untuk para pendukung PSIM,” katanya.
“Saya sangat menantikan untuk bermain di Liga 1 bersama kalian. Sampai jumpa di stadion! Jangan lupa ke stadion dan nikmati musim ini bersama-sama,” katanya.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna menyambut baik keputusan Saku tetap bertahan. Menurutnya, Saku memiliki kemampuan komplit untuk seorang pemain bertahan.
“Dia bukan hanya seorang pemain bertahan, tetapi juga memiliki kemampuan ball playing dan passing luar biasa dan akan membantu tim nantinya,” ucapnya.
Catatan impresif yang ditunjukkan musim lalu juga yang membuat manajemen kembali mempertahankan Saku. Razzi berharap, Saku tetap bermain konsisten dan dapat berkontribusi lebih untuk PSIM di Liga 1 2025/2026 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja masih memburu striker asing untuk Super League 2026/2027. Negosiasi dengan sejumlah pemain berlangsung, sementara lini depan menjadi prioritas utama.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemasangan balok girder Tol Jogja-Solo di dekat RS Panti Rini disertai rekayasa lalu lintas. Polisi memastikan arus Jalan Solo-Jogja tetap lancar.