Paguyuban Dukuh Sleman Minta Siltap Rp2,9 Juta Dipertahankan
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
Lokasi Parkir Malioboro di Kotabaru, tempat parkir hasil relokadi dari TPA ABA - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja menyoroti masih marak kendaraan wisatawan yang parkir secara liar di sekitar Kawasan Malioboro.
Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Perparkiran Dishub Kota Jogja, Lukman Hidayat menyebut hingga saat ini masih menemukan kendaraan wisatawan parkir secara liar di sekitar Kawasan Malioboro. Dalam sehari ada belasan kendaraan yang parkir liar di sekitar Kawasan Malioboro. Sebagian besar kendaraan tersebut milik wisatawan dari luar DIY.
“Di Jalan Pasar Kembang dan Jlagran Lor [wisatawan] yang tidak mendapatkan [tempat] parkir, mereka [wisatawan] tahu kalau ada rambu tetapi mereka butuh [tempat parkir], akhirnya mereka parkir di lahan itu,” katanya, Minggu (20/7/2025).
Lukman mengaku keterbatasan lahan parkir yang ada di sekitar Kawasan Malioboro membuat beberapa wisatawan nekat parkir di ruas jalan yang terdapat rambu larangan parkir. Malioboro masih menjadi tujuan utama wisatawan datang ke Jogja, sehingga menurutnya ada ratusan kendaraan yang akan singgah di tempat tersebut setiap harinya. Padahal lahan parkir yang ada masih terbatas.
Petugas sebenarnya telah memberikan sanksi terhadap pengemudi kendaraan yang parkir liar di sekitar Kawasan Malioboro. Hal itu sesuai dengan Perda No.2/2019 tentang Perparkiran. Mulai dari penggembosan dan penggembokan kendaraan yang parkir liar. Namun, pemberian saksi lain seperti penderekan belum pernah dilakukan.
“Kami belum punya alat penderekan, padahal itu lebih efektif. Dendanya bisa tinggi dan bisa membuat jera. Saat ini kami masih berproses,” katanya.
Lukman menyebut keterbatasan lahan parkir yang ada di sekitar Kawasan Malioboro pun diharapkan dapat ditangkap sebagai peluang bagi tempat parkir yang dikelola swasta untuk menyediakan lahan parkir di sekitar kawasan tersebut. “Dalam Perda kami dimungkinkan pihak swasta berperan dalam menyediakan lahan parkir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paguyuban Dukuh Sleman meminta siltap Rp2,9 juta per bulan dipertahankan dan menyampaikan dua usulan lain terkait pembangunan serta tunjangan purna tugas.
SC Freiburg menang 1-0 atas Trabzonspor di Conference League. Gol Lukas Kübler pada menit ke-14 menjadi penentu kemenangan tim tamu.
Pelaku UMKM di DIY masih kesulitan memisahkan uang modal dan keuntungan. Kondisi ini membuat usaha rentan terjebak utang dan membutuhkan pengelolaan keuangan ya
FPF berencana menggelar penghormatan khusus untuk Cristiano Ronaldo setelah sang kapten mengumumkan pensiun dari timnas Portugal.
Lima HP dari POCO, vivo, dan Huawei bisa menjadi pilihan pada November 2026. Simak spesifikasi dan harga masing-masing.
Pemkab Bantul melanjutkan PPBMP pada 2027 dengan anggaran Rp40 juta per padukuhan. Sebanyak 40% dialokasikan untuk penanganan kemiskinan dan stunting.